Forgot Password Register

KPK Periksa Ayah Zumi Zola Terkait Kasus Gratifikasi

Gubernur Jambi nonaktif  Zumi Zola (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta (Foto: Antara / Aprilio Akbar) Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta (Foto: Antara / Aprilio Akbar)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Zulkifli Nurdin, ayah dari Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola dalam penyidikan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017.

"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap Zulkifli Nurdin sebagai saksi untuk tersangka Zumi Zola dan Arfan dalam kasus gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Zulkifli juga diketahui merupakan mantan Gubernur Jambi 1999-2005 dan 2005-2010.

Sebelumnya, KPK berturut-turut telah memeriksa Sherin Taria, istri Zumi pada Selasa, 22 Mei 2018, Hermina Djohar, ibu dari Zumi pada Rabu, 23 Mei 2018 , dan Zumi Laza, adik dari Zumi pada Kamis, 24 Mei 2018.

Baca juga: Setelah Panggil Ibu dan Istri, Hari Ini KPK Periksa Adik Kandung Zumi Zola

KPK mengklarifikasi ketiganya terkait kepemilikan aset-aset tersangka dan dugaan penerimaan gratifikasi lainnya termasuk temuan uang di villa saat penggeledahan.

Ketiganya pun memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media seputar pemeriksaan.

Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah dinas Gubernur Jambi dan villa milik keluarga Zumi Zola di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dalam penggeledahan itu, tim KPK menemukan uang dalam pecahan rupiah dan dolar AS.

Baca juga: KPK Periksa Istri Zumi Zola Terkait Kasus Gratifikasi

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Zumi Zola dan Plt Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Arfan sebagai tersangka.

Gratifikasi yang diduga diterima Zumi dan Arfan adalah Rp6 miliar.

Tersangka Zumi baik bersama dengan Arfan maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dan penerimaan lain dalam kurun jabatannya sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 sejumlah sekitar Rp6 miliar.

Zumi dan Arfan disangkakan pasal 12 B atau pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More