Pantau Flash
Kevin/Marcus Tantang Hendra/Ahsan di Final Indonesia Open 2019
Hendra/Ahsan Melangkah ke Final Indonesia Open 2019
Polisi Kembangkan Kasus Sabu Nunung hingga Luar Kota
Kongres Luar Biasa PSSI Digelar di Ancol 27 Juli 2019
Duterte Sebut HAM PBB Bodoh

Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Replik Jaksa Tak Substantif

Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Replik Jaksa Tak Substantif Ahmad Dhani. (Foto: Antara)

Pantau.com - Ketua Tim pengacara Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian menyebutkan jika pembelaan (replik) jaksa tidak substantif sehingga pihaknya enggan menanggapi dan tetap pada keterangan yang sudah diberikan sebelumnya.

"Setelah kami dengarkan dan kaji bersama,kami langsung menggunakan secara lisan tanggapan kami jika keterangan yang diberikan jaksa tidak substantif," katanya pada persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (14/5/2019).

Ia mengemukakan, apa yang dijelaskan oleh Jaksa Penuntut Umum pada empat lembar surat replik tersebut isinya tidak ada yang dalil-dalil.

"Maka kami tanggapi secara langsung, lai gunakan hak duplik kami secara lisan," ucapnya.

Baca juga: Dari Rutan, Ahmad Dhani Tulis Surat Minta Hitung Ulang Surat Suara

Sementara itu, pada persidangan itu pihak pengacara juga menyampaikan permintaan pemindahan penahanan Ahmad Dhani dari Surabaya ke Jakarta.

"Kami juga meminta kepada Majelis hakim untuk pemindahan terdakwa ke Jakarta, mengingat sudah tidak ada lagi persidangan dan menunggu putusan," ujarnya.

Menanggapi permintaan itu, Ketua Majelis Hakim Anton Widyoprayitno mengatakan jika pihak majelis hakim tidak begitu mempermasalahkan, karena sebenarnya Dhani tidak ada penahanan dalam kasus ini.

"Pada dasarnya majelis hakim tidak masalah, karena terdakwa tidak ditahan dalam kasus ini. Nanti silahkan berkoordinasi dengan pihak JPU," ujarnya.

Baca juga: Ini Permintaan Ahmad Dhani kepada BPN Terkait Pemilu

Haki juga menyatakan jika putusan kasus ini akan dilanjutkan pada persidangan tanggal 11 Juni mendatang karena terkendala libur Lebaran.

"Tanggal 28 Mei banyak yang sudah cuti, maka persidangan dengan agenda putusan akan dilanjutkan pada 11 Juni mendatang," tuturnya.

Kasus ini bermula saat Ahmad Dhani akan menghadiri acara deklarasi Ganti Presiden 2019, di Tugu Pahlawan Surabaya, pada 2018. Namun, saat tiba di Hotel Majapahit, dia dihadang kelompok yang mengatasnamakan elemen Bela NKRI.

Saat penghadangan itulah, Ahmad Dhani membuat vlog yang berisi kata "idiot" yang diunggah ke media sosial dengan durasi waktu 1 menit 37 detik.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: