Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Memiliki Darah Jepang, Yuki Kato Lebih Pilih Batik Dibanding Kimono

Memiliki Darah Jepang, Yuki Kato Lebih Pilih Batik Dibanding Kimono Yuki Kato (Instagram/@yukikt)

Pantau.com - Memiliki darah keturunan Jepang tak lantas membuat Yuki Kato lupa dengan Indonesia, buktinya ketertarikkanya terhadap batik begitu besar, hingga sangat senang ketika ada yang memberinya kain batik.

Baca juga: Rutin Konsumsi Air Putih dan Jamu Cara Yuki Kato Jaga Pola Hidup Sehat

"Waktu itu aku lagi syuting film horor di daerah Purwodadi dikasih kain batik ada yang nyamperin ke Purwodadi, ada yang ngasih batik juga, kayak sungguh menyenangkan dan mereka tau apa yang aku suka," ujar Yuki beberapa hari lalu di Jakarta.

Yuki mengatakan ada perasaan yang berbeda melandanya saat sedang memakai pakaian tradisional, dia merasa menjadi seseorang yang misterius dan aura tak biasa keluar darinya.

"Ngerasa lebih misterius dan kalau pakai itu lebih misterius, lebih kayak jiwanya. Tapi iya berasa amazing," tuturnya.

Bukan hanya dirinya, sang ibunda Yuki ternyata sudah lebih dulu mengoleksi kain batik. Saking banyaknya, Yuki sampai tidak tahu berapa banyak koleksi kain batik ibunya.

"Kalau dihitungin aku jujur enggak tau, karena mama itu dirumah kayak satu tempat gede, kalau di tarik kita ambil kotak itu harus berdua, jadi aku sama asisten rumah tangga gitu ngambilnya, karena seberat itu dan Alhamdulillah banyak," jelasnya. 

Begitu sayangnya terhadap kain batik koleksinya itu, Yuki samapai 'tak tega' untuk memotongnya dan dijadikan bahan pakaian. Yuki juga sedikit banyak membandingkan Kimono baju adat khas Jepang yang serupa dengan batik, baik motif, cara membuat hingga bahannya sekalipun.

"Kimono Jepang sama kayak batik Indonesia kebaya Indonesia, ada parttern, vintage asalnya dari sini, dari sini, (kalau) motif jumputan batik tangan, batik canting, ada cap ada yang itu, jadi menarik juga sebenenrya untuk dipelajarin," lanjutnya.

Baca juga: Vaksin HPV Jadi Investasi Masa Depan Yuki Kato

Meski hampir mirip, tapi Yuki sendiri mengaku tak memiliki baju adat Jepang tersebut. 

"Yukata ada tapi kalau kimono enggak ada," tutupnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Ragam

Berita Terkait: