Forgot Password Register

Headlines

Pantau Sejarah: Mengingat Runtuhnya Tembok Berlin 29 Tahun Lalu

Pantau Sejarah: Mengingat Runtuhnya Tembok Berlin 29 Tahun Lalu Massa memadati Tembok Berlin jelang dirobohkan (Foto: Reuters)

Pantau.com - Pada 29 tahun yang lalu, atau tepatnya 9 November 1989 terjadi peristiwa bersejarah di Berlin, yang kini menjadi ibukota Jerman. 

Kala itu, Tembok Berlin yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur dirobohkan. Perobohan tembok bersejarah itu pun memunculkan perubahan besar khususnya di Jerman Timur, dimana dominasi komunis mulai ditinggalkan dan warga menuntut pemilu terbuka. 

Runtuhnya Tembok Berlin juga membuka peluang kembali bersatunya duo Jerman yang sempat terpecah. 

Tembok Berlin awalnya dibangun pada 13 Agustus 1961. Pemerintah Jerman Timur saat itu yang di bawah pengaruh Uni Soviet membangun tembok ini sebagai pemisah dengan Jerman Barat.

Momen robohnya Tembok Berlin (Foto: Istimewa)

Saat itu Soviet memiliki pengaruh besar di Jerman Timur. Pasalnya, usai Perang Dunia II, menurut Perjanjian Postdam, Jerman dibagi menjadi empat wilayah yang masing-masing dikuasai oleh Amerika Serikat, Beritania Raya, Perancis, dan Uni Soviet. 

Berdasarkan perjanjian itu pula, Soviet mempunyai wewenang untuk menduduki militer dan pembangunan kembali usai perang. Sebagai ibu kota, Berlin masuk dalam kekuasaan Soviet.

Saat itu, Joseph Stalin yang menjadi pemimpin Soviet, memiliki ambisi menggabungkan wilayah kekuasaannya di wilayah Eropa bagian timur seperti Polandia, Hungaria, dan Cekoslowakia. Namun, dalam perjalanannya, pihak sekutu yang juga menguasai sebagian Jerman, enggan membangun kembali Jerman yang porak poranda. 

Stalin yang gerah dengan gagal tercapainya kesepakatan menyangkut rekonstruksi ulang Jerman, lantas memerintahkan untuk memblokade Berlin dengan tujuan mencegah masuknya bantuan ke Berlin Barat yang dikuasai Amerika cs.

Amerika Serikat, Inggris dan Perancis lantas tak tinggal diam, dengan memberikan bantuan kepada Berlin Barat. Hal ini langsung mendapat reaksi dari Stalin yang gerah dengan sikap sekutu. 

Pada 7 Oktober 1949, Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur) lantas dideklarasikan, dan sejak saat itu Uni Soviet memiliki pengaruh kuat di Jerman Timur.


Selanjutnya: Awal Pembangunan Tembok Berlin

Share :
Komentar :

Terkait

Read More