Forgot Password Register

PDIP: Cawapres Tak Cukup Hanya Bermodal Elektabilitas dan Popularitas

PDIP: Cawapres Tak Cukup Hanya Bermodal Elektabilitas dan Popularitas Ahmad Basarah (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan figur calon wakil presiden tidak bisa diukur dari tingginya popularitas dan elektabilitas, namun harus dilihat dari faktor kredibilitas, integritas, dan kompetensi membantu presiden dalam mengelola negara serta pemerintahan.

"Karena wapres adalah simbol pemerintahan negara, tidak bisa posisi ini diserahkan kepada figur yang belum memiliki pengalaman yang cukup untuk mengelola negara yang besar, kompleks, dan luas permasalahannya," kata Basarah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Baca juga: PDIP ke Cak Imin: Politik Itu Kerjasama Bukan Tarik Menarik Dukungan!

Basarah menilai posisi wapres sangat strategis dalam sistem tata negara Indonesia karena sebagai kekuatan cadangan, artinya jika terjadi sesuatu atas jabatan presiden, maka menurut UUD 1945, wapres naik menjadi presiden.

Selain itu menurut Basarah, posisi wapres menjalankan fungsi delegasi karena, misalnya Presiden ke luar negeri maka wapres yang akan menangani tugas-tugas presiden.

"Menurut saya tidak bisa posisi ini dalam kontak pencalonannya itu semata-mata diukur dari faktor elektabilitas dan popularitas, tapi harus juga dilihat dari faktor kredibilitasnya, integritas, kompetensinya, kemampuan mengelola negara yang begitu kompleks," ujarnya.

Baca juga: Megawati Utus Puan Maharani Temui AHY

Menurut dia, dalam perspektif itu, semua pimpinan parpol mempertimbangkan kekuatan bangsa yang lebih besar daripada kepentingan kelompok ataupun golongan.

Basarah meminta semua pihak meletakkan kepentingan bangsa dan negara melalui mandat yang akan diberikan kepada presiden dan wapres yang akan dipilih oleh rakyat dengan figur yang memenuhi syarat sebagai pemimpin bangsa Indonesia.

"Saya bicara pada tataran kriteria dan konsep tentang seorang wapres yang diperlukan bagi kepentingan bangsa dan negara. Saya tidak masuk pada soal siapakah yang tidak memenuhi kriteria itu," ujarnya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More