Forgot Password Register

Pengamat: Peluang Koalisi Golkar-Demokrat Besar Jika Airlangga Tak Dipilih Jokowi

Rapimnas Partai Golkar (Foto: Antara) Rapimnas Partai Golkar (Foto: Antara)

Pantau.com - Pengamat Politik Hendri Satrio mengatakan ada kemungkinan koalisi Joko Widodo akan pecah. Pasalnya ada opsi Golkar yang dinakhodai Airlangga Hartarto akan merapat ke Demokrat jika tak dipilih sebagai cawapres Jokowi.

"Siapa yang bisa mencegah koalisi Golkar-Demokrat Airlangga-AHY. Itu terjadi kalau misal Airlangga tidak diambil dengan tabungan 14 persen dengan Demokrat," ujar Hendri di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Ngotot Ajukan Airlangga Cawapres, Golkar Ungkit Jasanya ke Pemerintah

Hendri mengatakan dirinya tidak sependapat dengan Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang menyebutkan pertemuan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengajak Demokrat bergabung dengan koalisi Jokowi.

"Bamsoet bilang Airlangga ketemu SBY untuk ajak SBY koalisi, enggak mungkin liatnya kebalik. SBY 10 tahun jadi presiden, yang bisa terjadi SBY ngajak Airlangga koalisi," kata Hendri.

Pertanda lain terlihat saat pertemuan dengan SBY, Airlangga didampingi salah satu orang kepercayaan SBY. Sehingga Hendri menarik kesimpulan potensi koalisi poros ketiga Demokrat-Golkar amat besar.

"Makanya kalau Airlangga dilepas bisa saja Airlangga-AHY (Agus Harimurti Yudhoyono). Demokrat kan pindah AHY jadi cawapres konstelasinya berubah," ujar Hendri.

Baca juga: Demokrat Akui Ada Tawaran dari Golkar untuk Gabung Koalisi Jokowi

Permasalahan umur menjadi hambatan bagi AHY yang belum genap menjadi masalah, lantaran peraturan mengharuskan capres dan cawapres minimal berumur 40 tahun. Sedangkan AHY baru berusia 40 tahun pada 10 Agustus 2018 nanti.

"Problemnya Airlangga-AHY, AHY ulang tahun berapa tuh kan jelas di ujung-ujungnya daftarnya harus nunggu AHY 40 tahun," katanya.

Hal yang sama akan berlaku untuk PKB yang dinilai akan sangat kecewa jika Cak Imin tak terpilih jadi cawapres Jokowi, "Bisa jadi begitu," tuturnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More