Pantau Flash
Penerimaan Bea Keluar Nikel Ekspor Melonjak Akibat Larangan Ekspor
13 Aliran Kepercayaan Sesat Tumbuh di Bekasi
PSSI Tak Tahu Keberadaan Simon McMenemy saat Ini
DPR RI pada BI: Jangan Sampai Penggunaan Uang Digital Jadi Money Creation
Timnas U-22 Indonesia Ditahan Iran 1-1

Pengusaha Properti Mulai Bergeser ke Digital Marketing

Headline
Pengusaha Properti Mulai Bergeser ke Digital Marketing Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Para pengusaha properti gencar memaksimalkan digital marketing agar dapat bersaing menyasar target milenial.

Langkah tersebut, menyusul perlambatan bisnis properti dan konstruksi di Tanah Air dalam lima tahun terakhir, yang membuat para pemangku kepentingan sektor bangunan ini mencari solusi dengan memanfaatkan teknologi.

"Diskusi ini mengangkat potensi-potensi pebisnis properti dan konstruksi di Tanah Air serta memberikan manfaat. Selain itu, kegiatan ini juga membicarakan peluang bisnis sekaligus penjualan menggunakan digital marketing di era milenial saat ini," ujar Ketua Umum Perhimpunan Alumni Arsitektur Trisakti (Pilars) 93, Robby Budiansyah di Jakarta, Minggu (15/9/2019).

Baca juga: Soal Revisi UU Minerba, Jonan: Pernyataan Pemerintah Bisa Pengaruhi Harga

Robby mengakui, kemunculan platform penjualan properti melalui aplikasi yang semakin menjamur menjadi tantangan tersendiri bagi para pebisnis.

Robby mengatakan, para pengusaha properti dan konstruksi harus beradaptasi dengan perkembangan zaman secara optimal, sehingga pada akhirnya bisa menunjang bisnis yang dijalankan.

"Majunya teknologi informasi harus dipandang sebagai sebuah perkembangan yang menguntungkan dunia usaha properti. Untuk itulah pemanfaatannya perlu dilakukan secara baik oleh para pebisnis properti dan konstruksi," imbuhnya.

Sementara itu Project Director PT PP Properti Tbk, Raja M.L Tobing mengatakan, pihaknya menyambut baik kemunculan platform berbasis aplikasi di kancah usaha properti dan konstruksi. Hal ini terkait dengan kemajuan teknologi digital di era milenial. Saat ini penjualan tak lagi secara tradisional, melainkan sudah secara modern melalui sistem online melalui internet menunjang kinerja dunia usaha.

Baca juga: Darmin Beri Pesan untuk Kemenhub dan Kemendag Soal Ekonomi Modern

"Adanya aplikasi digital di bisnis ini adalah terobosan yang sangat menguntungkan dan sudah menarik perhatian para pemain properti, Pergeseran penjualan tradisional ke modern ternyata sangat efektif serta efisien," ujar Raja.

Para pengembang pun sudah memanfaatkan akun-akun media sosial serta membuat aplikasi untuk mengisi peluang digital marketing yang kian berkembang. Kendati demikian, properti adalah produk yang proses pembeliannya tidak bisa dilakukan 100 persen online.

Karakteristik produk yang berbeda sehingga konsumen wajib mengunjungi dan mengetahui produk secara fisik.

"Yang menarik adalah pemanfaatan aplikasi digital dalam bisnis properti apakah bisa merespon persaingan dengan baik atau tidak, terutama jaringan para agen properti yang ada," kata Raja.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: