Forgot Password Register

Perampokan Bos SPBU, Sopir Pribadi Dijadikan Tersangka

Perampokan Bos SPBU, Sopir Pribadi Dijadikan Tersangka Tersangka perampokan bos SPBU. (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia Pramana)

Pantau.com - Kasus perampokan bos Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Hartono Sugimin, akhirnya terungkap. Sopir pribadi korban berinisial S pun dijadikan tersangka atas kasus tersebut.

"Tersangka merupakan sopir pribadi dari korban berinisial S," ucap Wadir Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary di Polda Metero Jaya, Sabtu, 18 Mei 2019.

Baca juga: Seorang Caleg Jadi Otak Perampokan Bermodus Gembos Ban di Bogor

Penangkapan terhadap tersangka ini terbilang sederhana. Sebab, saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sosok tersangka berada di lokasi.

Sehingga, polisi memeriksanya sebagai saksi yang berada di sekitar lokasi pada saat kejadian. Namun, dalam pemeriksaan itu alibi atau alasan dari tersangka terasa janggal.

"Keterangnya atau alibinya tidak bisa dibuktikan sehingga kami periksa secara intensif hingga akhirnya yang bersangkutan mengaku," kata Ade.

Dari pengakuan itulah, sambung Ade, pihaknya segera melakukan penggeledahan di rumah kos tersangka yang berada di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. 

"Dari penggeledahan itulah, uang hasil rampokan senilai 84 juta berhasil ditemukan," cetus Ade.

Diberitakan sebelumnya, Bos Stasisun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Hartono Sugimin menjadi korban perampokan. Alhasil, uang senilai Rp 70 juta hasil penjualan raib digasak para pelaku.

"Kerugian sekitar Rp 70 juta karena uang itu hasil setoran dari SPBU," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2019).

Baca juga: Pembunuhan Indrawati Terungkap, Pelakunya Petugas Keamanan Hotel

Aksi perampokan itu terjadi di keriaman Hartono yang berada di Jalan Hang Tuah Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Mei 2019.

Bahkan akibat hal itu, Hartono mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Mulai dari bagian kuping sebelah kanan dan kepala bagian belakang benjol.

Selain itu, akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan diancam hukum penjara 9 tahun.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More