Pantau Flash
Indonesia Masih Kalah dari Thailand dan Vietnam Soal Produksi Mobil Listrik
33 Orang Dieksekusi Cambuk di Aceh, Ada yang Dihukum 100 Kali karena Zina
Miliki Strategi Pengembangan SDM, Pupuk Indonesia Raih Penghargaan
Pencopotan Dirut Garuda Tak Pengaruhi Angkutan Natal dan Tahun Baru
Kalahkan Laos 4-0, Timnas U-22 Indonesia Lolos ke Semifinal

Polisi Irak Kembali Tembaki Massa, Korban Tewas Terus Meningkat Hingga 100

Polisi Irak Kembali Tembaki Massa, Korban Tewas Terus Meningkat Hingga 100 Para pengunjuk rasa berkumpul di Baghdad, Irak. (Foto: Reuters/Thaier Al-Sudani)

Pantau.com - Sedikitnya delapan orang tewas dalam aksi protes lanjutan antara pasukan keamanan Irak dengan massa antipemerintah pada Minggu, 6 Oktober 2019, memasuki hari ke-6 kerusuhan tersebut sudah menewaskan lebih dari 100 orang dan sedikitnya 6.000 lainnya terluka.

Sebanyak delapan orang tewas di Baghdad timur, menurut sumber kepolisian, setelah aparat yang diperkuat pasukan bersenjata menggunakan tembakan langsung. Massa turun ke jalan tak lama setelah pemerintah mengumumkan reformasi, yang berupaya meredam kemarahan terhadap pengangguran dan kasus korupsi.

Baca juga: Jalur Perbatasan Irak-Suriah Dibuka Kembali, ISIS Akan Kembali?

Kerusuhan tersebut menjadi tantangan politik dan keamanan terbesar bagi pemerintahan Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi sejak ia dilantik tahun lalu. Aksi protes memunculkan kembali kekhawatiran serentetan kekerasan baru yang dapat menjadi magnet bagi kelompok-kelompok gerilyawan dan yang dieksploitasi oleh ISIS.

Sebelum bentrokan terbaru di distrik Sadr City di ibu kota, juru bicara Kementerian Dalam Negeri menyebutkan 104 orang tewas, termasuk delapan anggota pasukan keamanan, akibat kerusuhan yang meletus sejak Selasa, 1 Oktober 2019.

Ia melaporkan 6.107 orang lainnya terluka, lebih dari 1.000 di antaranya polisi dan pasukan keamanan. Puluhan bangunan juga ikut dibakar, katanya, menambahkan. Namun, ia membantah pasukan keamanan menembaki langsung para pengunjuk rasa.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - ANU
Category
Internasional

Berita Terkait: