Forgot Password Register

Headlines

Polisi Ringkus Empat Suporter Perusak Venue Asian Games 2018

Suporter Sriwijaya melempar bangku penonton (Foto: Antara/Nova Wahyudi) Suporter Sriwijaya melempar bangku penonton (Foto: Antara/Nova Wahyudi)

Pantau.com - Empat orang suporter pelaku perusakan kursi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, diringkus polisi. Menurut Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono HB, keempat tersangka sudah diperiksa terkait insiden perusakan kursi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu sore, 21 Juli 2018 saat pertandingan Sriwijaya FC melawan Arema FC.

"Sudah empat orang kami periksa, mereka semua suporter. Motif masih kami dalami, termasuk apakah ada keterlibatan pihak lain dalam insiden kemarin," kata Wahyu di Palembang, Minggu (22/7/2018).

Baca juga: Sesepuh Harapkan Atlet Asian Games Bisa Teladani Nilai Masyarakat Tengger

Hingga kini, Wahyu masih belum bersedia membeberkan peran dari empat orang yang diamankan tersebut, dan juga identitas empat orang itu.

Sebelumnya, kelompok suporter Sriwijaya FC yang berada di tribun Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, melempar kursi penonton ke pinggir lapangan saat pertandingan tim melawan Arema FC.

Aksi puluhan suporter itu terjadi sesaat setelah gol ketiga Arema sehingga mengubah kedudukan menjadi 0-3 bagi tim tuan rumah pada menit ke-76. Suporter yang memadati tribun utara sontak melepas kursi penonton kemudian melempar ke lapangan lintasan sintetis atletik.

Baca juga: Lakukan TC Terakhir di Bali, Ini 24 Skuad Luis Milla Jelang Asian Games 2018

Aksi tak terpuji ini diperingatkan oleh panitia pertandingan melalui pengeras suara. Bukannya berhenti, aksi pun semakin menjadi-jadi. Larangan puluhan petugas yang berada di pinggir lapangan diabaikan oleh massa.

Direktur Venue Jakabaring Sport City Basyaruddin mengatakan akibat aksi anarkis itu negara mengalami kerugian atas aset yang rusak itu. Sebanyak 335 kursi yang berada di tribun utara dan selatan dirusak oleh para suporter Sriwijaya FC, dengan rincian 231 kursi yang rusak di tribun utara dan 104 di tribun selatan.

"Tak ada cara lain selain harus segera diperbaiki. Target kami pada 31 Juli sudah selesai. Setelah itu, seluruh venue di JSC steril, tidak boleh digunakan lagi hingga untuk pertandingan Asian Games," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More