Pantau Flash
Kabar Baik Nih, Wilayah Sumatera dan Kalimantan Bakal Diguyur Hujan!
Resmi! Timnas U-16 Indonesia Jadi Wakil Tunggal di Piala Asia U-16 2020
Total Sudah 9 Terduga Teroris Cilincing dan Tambun Diringkus Polisi
Rommy Bantah Bisa Intervensi Menteri Lukman Angkat Pejabat Kemenag
Malindo Air: Kebocoran Data Disebabkan Mantan Staf Perusahaan Kontraktor

Raih 2 Gelar di Tahun 2018, Anthony Ginting: Tahun Ini Kurang Memuaskan

Raih 2 Gelar di Tahun 2018, Anthony Ginting: Tahun Ini Kurang Memuaskan Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com - Atlet tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memang berhasil mencatat tahun 2018 menjadi tahun luar biasa untuknya. Pemain peringkat tujuh dunia itu membuka tahun 2018 dengan gelar juara Daihatsu Indonesia Masters Super BWF 500 dan China Open Super 1000. Meski begitu, ia mengaku hasil tahun 2018 kurang memuaskan.

Gelar juara Ginting pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2018 sendiri berhasil ia raih setelah mengalahkan Kazumasa Sakai dengan skor straight game 21-13, 21-12. Sedangkan, di China Open berhasil mendapatkan juara dengan perjuangan yang tidak mudah. Ia kerja keras mengalahkan tiga juara dunia untuk bisa meraih gelar tersebut, Kento Momota dikalahkan dalam dua set langsung 23-21, 21-19. 

Namun, di Asian Games 2018 ia harus puas dengan medali perunggu. Meski  demikian perjuangan dari Anthony Ginting tidak akan mudah dilupakan begitu saja oleh masyarakat. Saat fase grup, ia berhasil mengalahkan pemain unggulan, dan sempat terjadi drama karena ia jatuh ditengah lapangan. Perjuangan itu pun dinilai cukup luar biasa bagi masyarakat, bahkan ramai menjadi perbincangan di media sosial selama berminggu-minggu.

Sukses akan hal itu pun tidak berlanjut di BWF World Tour Finals 2018. Ginting harus mengakui kekalahannya di babak penyisihan Grup A, ia pun mengakui hal tersebut.

"Tentu tidak puas dengan hasil yang saya dapat di turnamen ini. Saya hanya bisa tampil baik di pertandingan melawan Chou Tien Chen (Chinese Taipe). Meskipun hasil akhinya kalah, tapi saya puas dengan cara bermain saya," ujar Ginting seperti dikutip dari Badminton Indonesia, Minggu (16/12/2018).

Baca juga: BWF World Tour Finals 2018: Telan Kekalahan Ketiga, Anthony Ginting Angkat Koper

Tahun ini Anthony Ginting menjadi tunggal putra yang mampu menunjukkan progress yang luar biasa dan mengejutkan untuk Indonesia. Seperti diketahui bahwa selama ini Indonesia masih belum menemukan penganti sosok Taufik Hidayat yang mampu meraih banyak gelar juara.

Tapi meski berhasil meraih dua gelar di tahun ini, Ginting mengatakan bahwa hasil yang diraihnya belum memuaskan, karena tidak mampu mencapai target yang ia tergetkan sendiri.

"Hasil di tahun ini pun kurang memuaskan buat saya, terutama di akhir tahun. Saya menargetkan tahun depan bisa ada di peringkat yang lebih baik. Tadinya sebelum berangkat ke World Tour Finals, saya berharap bisa menutup tahun dengan masuk peringkat lima besar, tapi belum berhasil," tambahnya.

Baca juga: BWF World Tour Finals 2018: Kalah dari Shi Yuqi, Ginting Akui Tidak Puas

"Setelah dapat gelar di China Open 2018, dari dalam diri saya pasti maunya lebih lagi. Enggak cukup gelar itu saja, pasti ada harapan lebih. Kalau tuntutan dari pihak luar sih tidak ada, tapi saya yang menuntut diri sendiri. Masih banyak yang harus dikejar, dicapai. Biar enggak santai-santai, enggak cepat puas," ungkapnya.

Sementara itu, Ginting mengakui jika memang masih banyak yang harus dievaluasi dan menjadi pekerjaan rumah baginya. Ia pun mengaku bahwa evaluasi sendiri harus benar-benar ia lakukan, seperti apa dan bagaimana ke depannya sehingga bisa memperbaiki catatannya.

"Dari hal non teknis itu soal fokus di lapangan dan cara main. Saat rencana main, saya tidak bisa keluar. Kalau rencana tidak sesuai harapan, saya harus tahu mesti bagaimana. Saat berjalannya waktu di pertandingan, saya harus terus yakin sama diri saya sendiri, karena saya yang paling tahu kekuatan dan kelemahan saya ada di mana," tuntasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Penulis
Rifeni
Reporter
Willa Wildayanti
Category
Olahraga

Berita Terkait: