Forgot Password Register

Rossi Minta FIM Revisi Hukuman Pelanggar Jump Start

Rossi Minta FIM Revisi Hukuman Pelanggar Jump Start Valentino Rossi. (Foto: Crash)

Pantau.com - Rider gaek Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, angkat bicara mengenai hukuman yang diberikan FIM –selaku panitia MotoGP– bagi para pelanggar jump start. Rossi memberi saran FIM untuk mengganti hukuman ride through penalty menjadi long lap penalty.

Seperti diketahui, pelanggaran jump start menjadi fenomena di MotoGP musim 2019. Maklum dalam dua balapan terakhir, sudah ada tiga pembalap yang dinyatakan bersalah dengan melakukan jump start.

Pertama yang melakukan jump start adalah Cal Crutchlow (LCR Honda) ketika mengaspal di GP Argentina 2019. Pembalap asal Inggris itu melakukan pergerakan sebelum lampu start mati. Praktis Crutchlow dihukum ride through penalty, hingga akhirnya kehilangan banyak waktu untuk bersaing di posisi terdepan.

Sementara di GP Amerika Serikat 2019 ada dua pembalap yang dinyatakan melakukan jump start, yakni Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) serta Joan Mir (Suzuki Ecstar). Alhasil, hukuman itu berdampak terhadap buruknya posisi yang diraih keduanya di COTA.

Baca Juga: Hasil MotoGP Amerika Serikat: Alex Rins Juara, Marquez Terjatuh

Banyak pembalap yang tak menerima dihukum ride through penalty, karena itu para rider berinisiatif melakukan diskusi dengan Komite Keselamatan.

Adapun tujuannya yakni mengganti hukuman ride through penalty menjadi long lap penalty bagi yang melanggar jump start, meski hingga kini belum ada kata sepakat.

“Dalam rapat Komite Keselamatan, kami bicara soal long lap penalty. Banyak dari kami sepakat menggantinya dengan hukuman itu (ride through penalty),” ucap Rossi, seperti dinukil dari GPOne, Selasa (16/5/2019).

“Namun diskusi ini masih terbuka, artinya belum ada kesepakatan yang terjalin. Sebab ada penolakan dari beberapa pembalap terkait pergantian hukuman itu, salah satunya dari Cal,” tukas pria berusia 40 tahun tersebut.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More