Forgot Password Register

Sambangi Gedung DPR, Ahmad Dhani akan Sampaikan Hal Ini ke Pimpinan DPR

Sambangi Gedung DPR, Ahmad Dhani akan Sampaikan Hal Ini ke Pimpinan DPR Ahmad Dhani (Foto:Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Musisi Ahmad Dhani serta kuasa hukumnya menyambangi gedung DPR RI, Rabu siang, (5/12/2018). Dirinya datang rencananya ingin bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.

Ditemui sebelum melaksanakan pertemuan, Dhani mengatakan bahwa kepentingannya bertemu wakil rakyat ini agar diberikan waktu untuk beraudiensi dengan Komisi III DPR RI terkait kasus yang menjeratnya saat ini.

Baca juga: Polda Jatim Segera Limpahkan Kasus Pencemaran Nama Baik Ahmad Dhani ke Kejaksaan

Untuk diketahui memang saat ini Dhani tengah menghadapi perkara hukun di Polda Jawa Timur. Ia dilaporkan atas dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), statusnya pun telah naik menjadi tersangka dan berkasnya akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

"Rencananya mau bikin audiensi dengan Komisi III, dalam rangka melaporkan proses penyidikan yang dilakukan di Polda Jatim," ungkap Dhani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Kader Gerindra itu mengungkapkan, permintaanya untuk menggelar audiensi dengan Komisi III di DPR RI yakni karena dirinya menilai ada kejanggalan dalam kasus yang menjeratnya saat ini. Terlebih katanya, dalam penetapannya sebagai tersangka yang terkesan dipaksakan.

"Kemarin proses saya menjadi tersangka, karena saksi ahlinya kurang kompeten, diambil dari Kominfo Provinsi harusnya menurut yang diisyaratkan Undang-undang mencari saksi ahli dari Kominfo Pusat. Saya merasa penyidikan ini gimana caranya supaya saya jadi tersangka dan terdakwa di pengadilan," tuturnya.

Kendati begitu, pentolan band Dewa 19 itu membantah jika kehadirannya ke DPR untuk mengintervensi hukum. Dirinya berdalih kalau kedatangannya murni hanya semata-mata untuk mencari upaya keadilan.

Baca juga: Dua Saksi Ahli dari Ahmad Dhani Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik Selesai Diperiksa Polda Jatim

"Bukan dong, kalo intervensi hukum kali saya memang salah diintervensi gimana caranya supaya benar, ini kan saya nggak salah. Gunanya Komisi III kan itu, bukan intervensi hukum, tapi luruskan jalannya hukum pidana," pungkasnya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More