Forgot Password Register

Headlines

Sandiaga Sebut 40 Masjid Jakarta Ajarkan Radikalisme, Hanafi Rais: Pahami Dulu

Hanafi Rais (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah) Hanafi Rais (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais, mengatakan sebaiknya harus dipahami dulu paham radikalisme sebelum mengklaim masjid-masjid di Jakarta mengajarkan paham tersebut. Menurut Hanafi, belum tentu radikalisme itu yang mengajarkan kekerasan dan terorisme.

Ini sekaligus menanggapi pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, yang menyebut ada dakwah yang memecah belah umat, termasuk menyebarkan radikalisme di 40 masjid di Jakarta.

Baca juga: Mengejutkan, Ini Kata BNPT Soal 40 Masjid di Jakarta yang Terpapar Radikalisme

"Kalau kita membuat kajian, kemudian mempelajari Al Quran, mempelajari ajaran-ajaran Islam yang mendasar itu kan juga baik. Orang ada menafsirkan itu juga radikal, karena dalam agama apapun itu juga harus ke akar-akarnya, itu namanya radik, radikal gitu loh," ucap Hanafi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

"Jadi radikalisme itu apa dulu nih? Kalau yang kayak gitu tidak ada yang salah nih. Kalau kemudian mengajak kepada kekerasan pada teror, nah ini jangan disebut kepada radikalisme, kalau ini terorisme. Itu jelas ajaran untuk menyebarluaskan kekerasan, anarkisme. Nah itu yang salah," katanya.

Baca juga: 40 Masjid di Jakarta Diduga Terpapar Radikalisme, Begini Reaksi MUI

Hanafi menegaskan, publik harus paham betul apa yang dimaksud radikalisme. Menurut Wakil Ketua Umum PAN itu jangan langsung beranggapan radikalisme yang terjadi di Masjid itu mengajarkan tentang kekerasan dan teror.

"Harus dilihat dulu. Radikalisme arahnya ke mana, kalau kekerasan ya jelas enggak boleh dong, itu juga sesuai ajaran Al Quran dan agama apapun kan. Tapi kalau radikalisme dalam sisi kita mempelajari agama kita secara mendasar tahu sungguh-sungguh sejarahnya itu bagus-bagus aja kan," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More