Forgot Password Register

Sebut Kim Jong Un Pengemis, Pengacara Trump Disarankan Segera Cari Peti Mati

Sebut Kim Jong Un Pengemis, Pengacara Trump Disarankan Segera Cari Peti Mati Pengacara Donald Trump, Rudy Giuliani. (Foto: Reuters/Leah Millis)

Pantau.com - Pengacara Donald Trump, Rudy Giuliani membuat kegaduhan poltik jelang pertemuan bersejarah dua pimpinan antara Amerika Serikat dan Korea Utra.

Ia mengklaim bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un sangat putus asa ketika Trump membatalkan pertemuan tersebut. Lalu ia menambahkan, Kim juga berharap agar pembicaraan 12 Juni di Singapura dapat terwujud.

"Yah, Kim Jong Un kembali dengan memohon padanya dengan tangan dan lututnya," kata Giuliani seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (7/6/2018).

Akhir-akhir ini, Giuliani telah menjadi sorotan setelah mengomentari kebijakan luar negeri meskipun tidak diberi wewenang oleh presiden AS. Mantan walikota New York City, yang dipekerjakan oleh Trump pada bulan April juga sempat membuat Trump tertekan setelah ia mengatakan, AS terartik hancurkan reizm Iran.

Baca juga: Komentar Tak Terduga Putin Tanggapi Pertemuan Bersejarah Kim Jong Un-Donald Trump

Kemudian, saat konferensi bisnis di Tel Aviv lagi-lagi ia membuat suasana tegang. Ia mengatakan, Trump memiliki kepala mulai dalam pertemuan yang banyak diantisipasi dengan Kim, karena diduga pemimpin Korea Utara yang harus mengemis memintanya.

Pernyataan itu telah melihat Twitter meledak dengan rentetan kritikan yang dapat diprediksi terhadap Giuliani, dengan banyak orang khawatir bahwa retorika nekatnya bisa membahayakan KTT Singapura, yang sudah dibatalkan sekali.

Beberapa menyarankan agar Giuliani menorehkan paku terakhir di peti mati, dengan alasan bahwa tidak mungkin Kim tidak akan tersinggung.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More