Pantau Flash
BWF World Tour Finals 2019: Ginting Raih Runner-up
Tol Jakarta-Cikampek II Dibuka Minggu Pagi
Tekuk Chen Long, Anthony Ginting Tembus Final BWF World Tour Finals 2019
Industri Fintech Lending Diharapkan Makin Sehat Tahun Depan
Menteri Pendidikan Malaysia Apresiasi Langkah Nadiem yang Hapus UN

Segudang Manfaat Susu Keledai, Penambah Energi hingga Turunkan Berat Badan

Segudang Manfaat Susu Keledai, Penambah Energi hingga Turunkan Berat Badan Susu Keledai. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Penelitian baru yang dilakukan di University of Naples, Italia menyebutkan bahwa susu keledai bisa menjadi cara yang tepat untuk menurunkan berat badan dan melindungi jantung dari kerusakan.

Para peneliti menemukan fakta bahwa susu keledai mengandung sedikit lemak dan lebih banyak gizi daripada susu sapi.

Mereka juga menemukan bahwa itu menjadi perlindungan alami untuk jantung karena mengandung omega 3 dan enam asam lemak, serupa dengan minyak ikan,yang menurunkan kolesterol.

Baca Juga: Awas! Sering Begadang Dapat Sebabkan Obesitas

Kandungan pada susu keledai hampir mirip dengan air susu ibu (ASI) sehingga bisa dikonsumsi anak-anak kecil yang alergi pada produk susu biasa.

Selain kandungan yang hampir sama dengan ASI, susu keledai juga memiliki kalsium tingkat tinggi yang baik untuk kesehatan tulang.

Para penelit membandingkan pengaruh susu keledai dengan susu sapi pada pola makan dan kesehatan.

Dalam percobaan, mereka menemukan fakta bahwa susu sapi dan susu keledai menyediakan energi dalam jumlah sama tetapi kemudian menyebabkan berat badan naik karena meningkatkan metabolisme.

Baca Juga: Ini Alasan Pria Tertarik Wanita dengan Sepatu Hak Tinggi

Hewan pengerat yang diberi susu keledai juga menunjukkan tingakt lebih rendah dari trigliserida, lemak tidak sehat yang mempengaruhi jantung, dan sedikit tekanan pada sistem metabolisme.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan jika susu keledai bahkan bisa lebih baik daripada susu semi skim, susu kedelai atau formula, terutama pada anak-anak kecil karena kandungan kalsium tingakt tinggi untuk anak-anak.

Itu membuatnya serupa dengan ASI dan karena rendah protein sehingga bisa dikonsumsi anak-anak kecil yang alergi protein dalam susu sapi.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - ANU
Category
Ragam