Pantau Flash
Rp54 Juta dan 2.600 Dolar AS Disita KPK dari Rumdin Bupati Lampung Utara
Pasca Diserang, Raja Salman Sepakat Tambah Pasukan Militer AS
Juarai F1 GP Jepang, Bottas Antar Mercedes Kunci Gelar Juara Konstruktor
7 Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Nusa Tenggara Timur
Tampil Lawan Norwegia Semalam, Sergio Ramos Pecahkan Rekor Lampaui Casillas

Soal OTT Romahurmuziy, TKN: Itu Buat Publik Semakin Percaya Petahana

Soal OTT Romahurmuziy, TKN: Itu Buat Publik Semakin Percaya Petahana Ketua Umum DPP PPP Romarhurmuziy. (Foto: Antara)

Pantau.com - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, menilai operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Ketua Umum DPP PPP, Romahurmuziy atau Rommy, justru akan membuat masyarakat semakin percaya dengan petahana.

"Mengenai elektabilitas justru kami lihat ini membuat publik makin percaya kepada Pak Jokowi. Bahwa Pak Jokowi itu tidak ada intervensi hukum," kata Sinulingga, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Namun, Arya juga tak menampik kasus OTT Romahurmuziy akan berdampak pada elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca juga: KPK Sudah Tentukan Status Hukum Terkait OTT Romahurmuziy

"Itu harus dihadapi kami semua. Kami semua pendukung Pak Jokowi memang harus siap," katanya

Ia yakin masyarakat akan percaya kepada Jokowi lantaran tidak tebang pilih menangkap seseorang yang diduga terlibat kasus hukum seperti korupsi.

Ia menegaskan, Jokowi akan selalu berkomitmen menegakkan hukum sekalipun orang-orang yang terjerat dengan kasus hukum adalah pihak-pihak yang dekat dengan dia.

Baca juga:Ruangan Menag dan Kemenag Disegel KPK Terkait OTT Rommy

"Pak Jokowi tidak melindungi siapapun dan independen. Pak Jokowi itu tidak pernah mengintervensi hukum untuk korupsi maupun untuk hal-hal lain. Jadi tidak ada namanya yang dilindungi beliau," jelasnya.

Namun demikian, TKN akan tetap menunggu keterangan dari KPK terkait perkembangan kasus Rommy.

"Kami menunggu hasil dari KPK mengenai proses itu. Kami semua mendukung semua langkah-langkah hukum untuk yang namanya korupsi. Jadi kami konsisten untuk patuh pada hukum," ucap Sinulingga.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: