Pantau Flash
ASEAN School Games 2919 Resmi Dibuka, Menpora: Selamat Bertanding
Axl Roses Ditangkap karena Edarkan Ganja
Tak Puas dengan Sebelumnya, KPK Minta Presiden Bentuk TGPF Baru Kasus Novel
Pengacara Tomy Winata Serang Hakim di PN Jakpus, Jidat Dihantam Gesper
Rian Ernest Dipolisikan karena Sebut Politik Uang di Pemilihan Wagub DKI

Survei SMRC: Pemerintahan Soeharto Diktator, Jokowi Demokratis

Headline
Survei SMRC: Pemerintahan Soeharto Diktator, Jokowi Demokratis Supersemar (Ilustrasi: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) mencatat skor kondisi demokrasi di tiga masa pemerintahan. SMRC menunjukkan pemerintahan Soeharto diktator, pemerintahan SBY demokratis dan pemerintahan Jokowi demokratis.

Direktur  SMRC, Sirojudin Abbas, mengungkapkan penilaian tersebut diambil dari survei mengenai kondisi demokrasi pada tiga pemerintahan tersebut dengan skala 1 hingga 10. Dengan skor satu diktator penuh dan skor 10 demokrasi penuh.

"Rata-rata skor menunjukkan pemerintahan Soeharto 4,79 yang berarti diktator, pemerintahan SBY 7,15 demokratis dan pemerintahan Jokowi 7,37 dinilai lebih demokratis dari pemerintahan SBY," ujarnya saat dalam diskusi yang digelar di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2019).

Baca Juga: Survei SMRC: Elektabilitas Jokowi Kian Naik, Prabowo Turun

Sementara masyarakat pada tahun 2014, 54 persen menilai tren di masa Soeharto diktaktor dan 24 persen menilai demokratis. Namun, pada tahun Mei-Juni 2019 justru masyarakat yang menilai Soeharto demokratis meningkat 33 persen.

"Peningkatan pasca kerusuhan ada yang mengatakan Soeharto demokrasi dari 22 (tahun 2014) jadi 33 pada tahun 2019, itu hasil kampanye siapa kita tidak tahu," ungkapnya.

Sementara, masyarakat pada 2014 menilai pemerintahan SBY demokratis yakni mencapai 72 persen dan Mei hingga Juni tahun 2019 meningkat 77 persen.

Baca Juga: Infografis Masa Kelam May Day di Era Orde Baru

Kemudian untuk pemerintah Jokowi, pada 2016, 68 persen masyarakat menilai demokratis dan pada Mei-Juni 2019 meningkat menjadi 77 persen.



Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Ratih Prastika
Category
Nasional

Berita Terkait: