Forgot Password Register

Tantri 'Kotak' Minta Aturan Hijab Cabor Judo Lebih Fleksibel

Tantri Syalindri Ichlasari (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi) Tantri Syalindri Ichlasari (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari menyayangkan atas didiskualifikasinya Atlet Blind Judo Miftahul Jannah asal Indonesia lantaran enggan melepaskan hijab sebagai syarat bertanding. Seharusnya, kata Tantri, aturan itu dibuat lebih fleksibel.

"Aku bingung kalau ditanya siapa yang salah. Tapi ya mungkin peraturannya bisa lebih fleksibel saja. Untuk para atlet wanita sekarang banyak banget yang berhijab kan, jadi hak sebenarnya si atlet tidak melepas hijabnya," ujar Tantri di Kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

Atas prinsip dan keyakinan yang dipegang teguh Miftahul Jannah, Tantri amat mengapresiasi tindakannya walaupun ia melewatkan kesempatan memboyong emas untuk Indonesia di ajang Asian Para Games 2018. 

Selain itu, Tantri akui persoalan hijab merupakan masalah sensitif yang seharusnya bisa diberitahukan sejak awal agar aturan yang dibuat diketahui oleh atlet yang bersangkutan.

"Kalau dirunut-runut sih aturan itu harusnya masih bisa diubah. Awal-awal mungkin orang enggak tahu peraturan yang enggak boleh menggunakan hijab karena memang membahayakan si atlet, cuma karena konteksnya membuka hijab itu kan sensitif sekali," jelasnya.

Baca juga: Begini Cara Tantri 'Kotak' Buat Kesepakatan dengan Anak Terkait Penggunaan Gadget

Lebih lanjut, Tantri merasa heran peraturan itu baru diketahui Miftahul saat akan bertanding karena, kata Tantri, Miftahul telah melaksanakan serangkaian latihan dan persiapan sejak awal. Jika atlet disabilitas itu telah tahu, tentu ia tak akan ikut pertandingan tersebut.

"Tapi kalau misalkan last minute dia baru tahu ya wajar dia tetap akan fight, siapa tahu bisa," kata dia.

Baca juga: Menjadi Vokalis Band Rock, Tantri 'Kotak' Tak Pernah Takut Kehilangan Suara

Penting untuk diketahui, panitia melarang peserta mengenakan hijab karena khawatir membahayakan keselamatan atlet itu sendiri karena saat bertanding dihawatirkan hijab akan tertarik dan melukai leher yang bahkan menghilangkan nyawa.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More