Forgot Password Register

Umbar Pernyataan Bernada Islamophobia, Eks Menlu Inggris Diperiksa Partai Konservatif

Umbar Pernyataan Bernada Islamophobia, Eks Menlu Inggris Diperiksa Partai Konservatif Boris Johnson. (Foto: Reuters/Simon Dawson)

Pantau.com - Mantan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson akhirnya mendapatkan balasan lantaran komentarnya yang melecehkan Islam. Ia akan diselidiki atas pelanggaran kode etik Partai Konservatif (Tory).

Seperti diketahui, Boris itu menyebut perempuan Muslim bercadar mirip dengan perampok bank.

Baca juga: Geger! Aksi Kelulusan 'Tak Biasa' Wanita Ini Bikin Netizen Ketakutan

Penyelidikan tersebut menjadi yang pertama atas tindakan itu. Tory dan beberapa organisasi independen akan ambil bagian dalam penyelidikan terhadap Boris.

Pimpinan partai Brandon Lewis dan Perdana Menteri Theresa May telah mengkritik Johnson dan mendesaknya untuk meminta maaf.

Kendati demikian, Boris enggan meminta maaf atas pernyataannya itu. 

Baca juga: Soal AS, Korea Utara Dititipi Pesan 'Pamungkas' oleh Presiden Iran

Sementara itu, MEP Konservatif Sajjad Karim mengatakan bahwa dengan menolak minta maaf, Johnson “memposisikan dirinya sebagai pembela hak untuk mengatakan apapun sesuka hati tanpa mengindahkan konsekuensinya bagi orang lain".

Kelompok-kelompok advokasi Muslim seperti Tell MAMA dan Dewan Muslim Inggris telah meminta Partai Konservatif untuk segera menyelesaikan isu Islamofobia yang melingkungi pemimpin dan anggotanya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More