Pantau Flash
Kemendikbud Sebut UN Akan Diganti Sistem Penalaran
88 Proyek Strategis Nasional Bernilai Rp421,1 Triliun Selesai Akhir 2019
Herry IP: Wahyu/Ade Tidak Jauh Berbeda dengan Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra
Dipermak Vietnam 0-3, Timnas U-22 Indonesia Gagal Raih Emas
Vokalis Roxette Meninggal Dunia Usai 17 Tahun Melawan Tumor

Walmart Resmi Keluarkan Kebijakan Stop Jual Rokok Elektrik

Headline
Walmart Resmi Keluarkan Kebijakan Stop Jual Rokok Elektrik Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Walmart hari Jumat (20 September 2019) mengatakan akan berhenti menjual rokok elektrik di tokonya dan toko Sam's Clubs setelah serangkaian penyakit misterius dan kematian terkait dengan vaping.

Pengecer terbesar di Amerika yang berbasis di Bentonville, Arkansas itu mengatakan akan berhenti sepenuhnya menjual rokok elektrik setelah stoknya yang ada saat ini habis terjual.

Dilansir VOA, langkah ini diambil karena "meningkatnya peraturan federal, negara bagian dan lokal" mengenai produk vaping, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Vape Lebih Sedikit Mengandung Nikotin Tapi Memicu Radang

Presiden AS Donald Trump telah mengusulkan larangan federal terhadap rokok elektrik bercita rasa dan produk vaping. Negara bagian Michigan telah melarang penjualan rokok elektrik rasa minggu ini. Beberapa pemerintah daerah, termasuk San Francisco, telah mengesahkan larangan membeli tembakau bercita rasa.

Rokok elektrik adalah bagian yang sangat kecil dari bisnis nikotin Walmart, yang juga termasuk rokok tradisional, tembakau tanpa asap dan permen karet nikotin.

Baca juga: Pebisnis Catat! Pemkot Sukabumi Tak Lagi Izinkan Pendirian Minimarket Baru

Industri vaping makin diawasi setelah kematian dan penyakit dan lonjakan penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja di bawah umur.

Lebih dari 500 orang telah didiagnosis menderita penyakit pernapasan setelah menggunakan rokok elektrik dan alat vaping lainnya, menurut pejabat kesehatan AS. Kematian kedelapan dilaporkan minggu ini. Tetapi pejabat kesehatan masih belum mengetahui penyebabnya

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: