
Pantau - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta kepada korban bencana hidrometeorologi di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Bantuan diserahkan secara langsung kepada para pengungsi di SDN 05 Kayu Pasak, lokasi penampungan sementara warga terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Raja Juli Antoni berdialog langsung dengan para korban guna mendengarkan keluhan dan kisah mereka.
Bantuan Kebutuhan Pokok dan Kepedulian kepada Korban
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 180 paket berisi berbagai kebutuhan pokok seperti telur, mi instan, beras, minyak goreng, sarden, teh, kopi, gula, sabun cuci piring, sabun mandi, kecap, sambal, sabun colek, antinyamuk, sampo, dan tikar.
Saat berada di lokasi pengungsian, Raja Juli Antoni mendengarkan secara langsung kisah para korban, termasuk dari seorang warga bernama Erlina.
"Awal kejadian bencana pada Kamis (27/11) sore. Ada bunyi gemuruh yang cukup keras, sehingga saya, keluarga, dan warga lainnya berlarian tidak tahu arah," ungkap Erlina kepada menteri.
Ia menambahkan bahwa tiga anggota keluarganya terseret banjir bandang dan hingga saat ini masih belum ditemukan.
Mendengar cerita tersebut, Raja Juli Antoni menyampaikan belasungkawa secara pribadi atas musibah yang menimpa masyarakat.
Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan kepada warga yang terdampak bencana dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi di masa darurat ini.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti







