Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Keyakinan Konsumen Meningkat, IKK November 2025 Sentuh Level 124,0

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Keyakinan Konsumen Meningkat, IKK November 2025 Sentuh Level 124,0
Foto: (Sumber : Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso. ANTARA/Rizka Khaerunissa/am.)

Pantau - Bank Indonesia melaporkan peningkatan signifikan keyakinan konsumen pada November 2025 melalui hasil Survei Konsumen terbarunya.

Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat berada pada level optimis dengan angka 124,0, lebih tinggi dari posisi Oktober 2025 yang sebesar 121,2.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan, "IKK November 2025 berada pada level optimis dengan indeks lebih dari 100, yakni sebesar 124,0.", ungkapnya.

Peningkatan ini didorong oleh naiknya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

IKE tercatat sebesar 111,5, meningkat dari 109,1 pada bulan sebelumnya.

IEK juga naik menjadi 136,6, dari sebelumnya 133,4.

Kenaikan di Seluruh Komponen Indeks

Seluruh komponen pembentuk IKE mengalami peningkatan.

  • Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) naik menjadi 121,5 dari 117,1.
  • Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) meningkat menjadi 109,4 dari 107,5.
  • Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) berada di level 103,7, lebih tinggi dari 102,6.
  • Kenaikan juga terjadi pada seluruh komponen pembentuk IEK.
  • Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP) tercatat sebesar 140,6, meningkat dari 138,4.
  • Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (IEKLK) naik menjadi 135,3 dari 132,0.
  • Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU) mencapai 133,8, naik dari 129,6.
  • Survei BI juga menunjukkan proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi stabil pada 74,6 persen, tidak jauh berbeda dari 74,7 persen pada bulan sebelumnya.
  • Proporsi pembayaran cicilan atau debt to income ratio tetap berada di angka 11,0 persen.
  • Proporsi pendapatan yang disimpan atau saving to income ratio tercatat stabil pada 14,4 persen.

Berita terkait mengenai inflasi, pergerakan keyakinan konsumen pada periode sebelumnya, serta perkembangan ekonomi nasional turut disajikan sebagai referensi tambahan.

Penulis :
Ahmad Yusuf