Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Juda Agung Calon Kuat Wakil Menteri Keuangan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Juda Agung Calon Kuat Wakil Menteri Keuangan
Foto: (Sumber: Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026). ANTARA/Bayu Saputra/pri.)

Pantau - Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menyebut nama Juda Agung sebagai salah satu calon kuat Wakil Menteri Keuangan di tengah kekosongan jabatan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat menghadiri Indonesia Fiscal Forum 2026 yang digelar di Jakarta pada Selasa 27 Januari 2026.

Purbaya mengonfirmasi bahwa nama mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia itu telah masuk dalam bursa calon Wakil Menteri Keuangan, meski keputusan final belum ditetapkan.

"Kelihatannya Juda Agung. Kan saya sudah ketemu dengan beliau, dan kelihatannya sih salah satu calon yang kuat ya," ungkapnya.

Purbaya memperkirakan proses pelantikan Wakil Menteri Keuangan akan dilakukan pada Februari 2026.

"Pelantikan saya dengar sih Februari ya, ada yang bilang seharusnya Februari. Mungkin minggu depan," ia mengungkapkan.

Terkait pembagian tugas Wakil Menteri Keuangan ke depan, Purbaya menyatakan hingga kini belum ada keputusan final dari pemerintah.

"Saya juga enggak tahu pembagiannya seperti apa, pokoknya kita kerja aja udah. Yang macet-macet saya beresin. Tapi bea cukai dan pajak saya tangani langsung karena itu penting buat penerimaan tahun ini dan untuk menekan defisit anggaran kita," tegasnya.

Juda Agung secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak 13 Januari 2026.

Ia sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 147/P Tahun 2021 yang ditetapkan pada 24 Desember 2021.

Juda Agung dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada 6 Januari 2022 sebelum akhirnya mengakhiri masa jabatannya.

Posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia yang ditinggalkan kini telah diisi oleh Thomas Djiwandono.

Thomas Djiwandono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia melalui rapat musyawarah Komisi XI DPR RI di Jakarta pada Senin malam 27 Januari 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf