
Pantau - Operator kereta nasional China menyatakan total panjang jalur kereta yang beroperasi di seluruh negara tersebut meningkat dari 146.300 kilometer menjadi 165.000 kilometer selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 tahun 2021 hingga 2025.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Minggu, 4 Januari 2026, berdasarkan data yang dirilis oleh China State Railway Group Co., Ltd.
Ekspansi jaringan kereta nasional tersebut merepresentasikan peningkatan sebesar 12,8 persen dalam kurun waktu lima tahun.
Selama periode yang sama, panjang jalur kereta cepat yang aktif beroperasi di China meningkat signifikan dari 37.900 kilometer menjadi 50.400 kilometer.
Peningkatan jalur kereta cepat tersebut mencapai 32,98 persen dan menjadikan China sebagai negara dengan jaringan kereta cepat terbesar di dunia.
Pada tahun 2025, China mencatat investasi aset tetap di sektor perkeretaapian sebesar 901,5 miliar yuan atau setara sekitar Rp2.155 triliun.
Pada tahun yang sama, operator kereta nasional China mengoperasikan 3.109 kilometer jalur kereta baru, dengan 2.862 kilometer di antaranya merupakan jalur kereta cepat.
China State Railway Group Co., Ltd. menyampaikan bahwa pembangunan jaringan kereta akan terus dilanjutkan pada periode Rencana Lima Tahun ke-15 tahun 2026 hingga 2030.
Panjang jalur kereta nasional China diperkirakan akan mencapai 180.000 kilometer pada tahun 2030, dengan sekitar 60.000 kilometer di antaranya merupakan jalur kereta cepat.
- Penulis :
- Aditya Yohan








