Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

BPH Migas Tekankan Pengawasan dan Penambahan Stok BBM Subsidi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BPH Migas Tekankan Pengawasan dan Penambahan Stok BBM Subsidi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026
Foto: (Sumber: Kepala BPH Migas Wahyudi Anas (kiri) melakukan monitoring di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (7/1/2026). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira).)

Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menegaskan pentingnya persiapan serta pengawasan penyaluran bahan bakar minyak dan gas bumi subsidi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026 guna menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BPH Migas Wahyudi Anas saat berada di Bitung, Sulawesi Utara, dalam rangka memastikan kesiapan kuota BBM subsidi dan kompensasi negara.

Antisipasi Kenaikan Konsumsi BBM Subsidi

Wahyudi Anas menyampaikan bahwa penambahan stok BBM perlu dilakukan oleh Pertamina untuk mengantisipasi antrean dan potensi kekurangan BBM selama Ramadhan dan Idul Fitri.

“Pertamina akan melakukan build up stok dalam mekanisme distribusi dan penyaluran BBM, baik di Fuel Terminal maupun di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum,” ungkap Wahyudi Anas.

Penambahan stok tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan ketahanan stok nasional yang saat ini berada di atas batas minimum.

Penyesuaian stok juga dilakukan di Integrated Terminal dan Fuel Terminal pada tingkat regional hingga kabupaten dan kota.

Pengawasan Ketat dan Sosialisasi Konsumen

Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman menegaskan perlunya pengawasan penyaluran BBM subsidi yang lebih ketat karena konsumsi pada 2025 meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengawasan tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Pertamina Patra Niaga agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran, tepat volume, dan tepat guna.

Anggota Komite BPH Migas Hasbi Anshory meminta sosialisasi kepada konsumen BBM subsidi terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Penyaluran BBM subsidi harus dipastikan hanya dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky menyatakan pihaknya terus memantau stok nasional dan stok di terminal.

“Untuk depot atau terminal yang kritis akan dilakukan build up stok sehingga saat Ramadhan dan Idul Fitri kondisi stok nasional dan terminal tetap aman,” katanya.

Penulis :
Aditya Yohan