
Pantau - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengonfirmasi bahwa operasi tempur AS terhadap Iran akan terus berlanjut dengan kekuatan penuh hingga tujuan tercapai, meskipun ia memprediksi kemungkinan adanya lebih banyak korban dari pihak AS.
Dalam sebuah pesan video berdurasi enam menit di Truth Social, Trump menegaskan bahwa tujuan AS sangat kuat, meskipun ia tidak mengungkapkan secara rinci apa tujuan tersebut. Ia juga menyerukan kepada anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran untuk meletakkan senjata mereka demi mendapatkan "kekebalan penuh."
Menanggapi pernyataan Trump, Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Iran memiliki hak penuh untuk membela diri dan pasukan Iran cukup mampu untuk mempertahankan negara mereka.
Konflik ini dimulai dengan serangan udara besar-besaran AS dan Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang direspons Iran dengan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Teluk.
Sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa 48 pejabat tinggi Iran tewas dalam serangan AS-Israel. Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







