HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Buka Selat Hormuz Saat Gencatan Senjata, Harga Minyak Langsung Anjlok Lebih dari 10 Persen

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Buka Selat Hormuz Saat Gencatan Senjata, Harga Minyak Langsung Anjlok Lebih dari 10 Persen
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Iran menyatakan membuka Selat Hormuz untuk pelayaran komersial selama masa gencatan senjata 10 hari di Lebanon yang menghentikan konflik antara Israel dan Hizbullah, Jumat (17/4).

Pembukaan Selat di Tengah Ketegangan AS-Iran

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa jalur vital energi dunia tersebut telah “dinyatakan sepenuhnya terbuka” melalui rute terkoordinasi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut langkah itu, namun menegaskan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran tetap berlangsung hingga tercapai kesepakatan damai.

Trump juga mengklaim Iran tidak akan lagi menutup jalur tersebut.

“Selat itu tidak akan lagi digunakan sebagai senjata terhadap dunia,” tulisnya.

Namun Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf membantah klaim tersebut.

“Presiden AS membuat tujuh klaim dalam satu jam, yang semuanya tidak benar,” katanya.

Ia menegaskan pembukaan selat tidak akan bertahan jika tekanan militer AS terus berlanjut.

Dampak Global dan Penurunan Harga Minyak

Pembukaan kembali Selat Hormuz, yang sebelumnya diblokir sejak serangan AS dan Israel pada akhir Februari, langsung berdampak pada pasar energi global.

Harga minyak mentah berjangka AS dilaporkan turun lebih dari 10 persen hingga di bawah 90 dolar AS per barel setelah pengumuman tersebut.

Meski demikian, rincian teknis pembukaan jalur pelayaran masih belum sepenuhnya jelas, termasuk mekanisme keamanan di tengah keberlanjutan blokade AS.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi distribusi minyak dan gas dunia sehingga setiap perubahan statusnya berpengaruh besar terhadap stabilitas energi global.

Penulis :
Aditya Yohan