
Pantau - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjalin kerja sama strategis dengan BUMN holding sektor aviasi dan pariwisata, InJourney, untuk mendorong pertumbuhan industri wisata dan penerbangan di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Direktur Utama InJourney Maya Watono pada Selasa, 13 Januari 2026, di Jakarta.
Banyuwangi Dinilai Punya Potensi Wisata Melebihi Destinasi Prioritas
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyatakan antusiasme tinggi atas kerja sama ini, yang merupakan kerja sama pertama InJourney dengan pemerintah daerah.
"Ini merupakan kerja sama pertama kami dengan pemerintah daerah, dan kami sangat excited sekali," ujarnya.
Maya menyebutkan bahwa potensi wisata di Banyuwangi sangat luar biasa, dan tim InJourney telah melakukan penilaian langsung di lapangan.
"Potensi di Banyuwangi sangat luar biasa, dari tim kami sudah melihat ke sana dan ada banyak yang bisa dikerjakan. Tangible (konkret) untuk dilakukan," tambahnya.
Berdasarkan hasil penilaian internal InJourney, Banyuwangi mencatat skor tinggi dalam berbagai indikator seperti konektivitas dan program destinasi, bahkan melebihi sejumlah destinasi super prioritas nasional.
"Dari berbagai indikator ini, kami yakin akan bisa mencapai satu juta penumpang pesawat per tahun. Ini memungkinkan," kata Maya.
Fokus pada Wisata, UMKM, dan Pembukaan Penerbangan Internasional
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan bahwa keterlibatan InJourney sangat selaras dengan visi Banyuwangi sebagai destinasi wisata yang sedang berkembang pesat.
Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan berlangsung selama tiga tahun dan tidak hanya fokus pada peningkatan kunjungan wisatawan melalui bandara, tetapi juga menyasar pengembangan destinasi, UMKM, serta seni dan budaya lokal.
"Kami terus berusaha supaya penerbangan internasional segera bisa dioperasionalkan kembali di Bandara Banyuwangi dan kami membidik penerbangan untuk jamaah umrah. Semoga dalam waktu tidak lama bisa terwujud," ujarnya.
Saat ini Bandara Banyuwangi telah melayani penerbangan harian ke Jakarta, Surabaya, dan Lombok, dengan frekuensi yang terus ditingkatkan.
Langkah ini sejalan dengan penguatan sektor pariwisata Banyuwangi yang dikenal melalui destinasi unggulan seperti Kawah Ijen dan Pantai G-Land.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







