
Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 mencapai 5,11 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), berdasarkan perhitungan produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK).
Nilai PDB Naik, Tanda Pemulihan Ekonomi Berlanjut
Dalam konferensi pers resmi di Jakarta, Kamis 5 Februari 2026, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa nilai PDB Indonesia pada 2025 mencapai Rp13.580,5 triliun, naik dari Rp12.920,5 triliun pada tahun 2024.
Sementara itu, nilai PDB atas dasar harga berlaku (nominal) tercatat sebesar Rp23.821,1 triliun sepanjang tahun 2025.
Pertumbuhan di atas 5 persen ini menjadi indikator kuat keberlanjutan pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi, serta mencerminkan peningkatan aktivitas dan kinerja ekonomi domestik.
Rujukan Strategis untuk Kebijakan dan Pasar
Rilis resmi BPS ini juga menjadi acuan penting bagi berbagai pemangku kebijakan ekonomi, termasuk pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia, yang menjadikan data PDB sebagai indikator kunci untuk merumuskan arah investasi dan kebijakan fiskal.
Capaian pertumbuhan ini menunjukkan stabilitas ekonomi Indonesia di tengah dinamika global dan menjadi modal penting untuk menjaga momentum pembangunan pada tahun berjalan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







