Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Perketat Standar Operasional di Integrated Terminal Jakarta untuk Jamin Mutu BBM

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pertamina Patra Niaga Perketat Standar Operasional di Integrated Terminal Jakarta untuk Jamin Mutu BBM
Foto: (Sumber: Kunjungan pemimpin redaksi media massa nasional ke Integrated Terminal Jakarta, Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (13/2/2026). ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga.)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga menjalankan standar operasional ketat berbasis keselamatan, keandalan operasional, dan kualitas produk di Integrated Terminal Jakarta yang berlokasi di Plumpang, Jakarta Utara, guna menjamin distribusi BBM nasional tetap aman dan andal.

“Di IT Jakarta, yang juga merupakan objek vital nasional ini, kami menjalankan standar operasional ketat berbasis keselamatan, keandalan operasional, serta kualitas produk yang terjaga,” ujar Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto.

Integrated Terminal Jakarta terdiri atas Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok, dan LPG Terminal Tanjung Priok.

Fuel Terminal Plumpang melayani lebih dari 120 lembaga penyalur dan berkontribusi sekitar 17–20 persen terhadap kebutuhan BBM nasional.

Pengawasan Berlapis dari Kilang hingga SPBU

Pengawasan mutu BBM dilakukan sejak dari kilang, berlanjut saat penerimaan di terminal, hingga tahap distribusi dan penerimaan di SPBU.

“Setiap pagi dan sore dilakukan pengecekan ulang di SPBU, mulai dari densitas, jumlah, hingga memastikan tidak ada kontaminasi. Ada metode pengecekan menggunakan pasta air untuk mendeteksi kandungan air di tangki timbun, serta pengujian densitas dengan bejana ukur. SPBU juga wajib menyiapkan sampel produk yang dapat dilihat konsumen. Jadi, quality control ini berlangsung berlapis dari kilang, terminal, sampai ke SPBU,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun.

Pengendalian mutu juga dilakukan melalui pengambilan sampel di laboratorium serta pengujian kadar oktan menggunakan CFR Engine.

Sistem metering digunakan sebagai jalur penerimaan produk dari kilang sebelum penyaluran melalui filling shed ke mobil tangki untuk didistribusikan ke SPBU dan lembaga penyalur.

Transparansi dan Edukasi Publik

Pertamina Patra Niaga menggelar dialog bersama pemimpin redaksi media massa nasional untuk memperkuat transparansi publik dan memberikan pemahaman menyeluruh terkait proses bisnis hilir serta distribusi energi.

“Kami mengajak rekan-rekan pemimpin redaksi untuk melihat langsung bagaimana Pertamina Patra Niaga memastikan produk di pasar dan di SPBU telah melalui tahapan pemeriksaan yang sangat ketat, diawasi langsung oleh tim di lapangan, serta didukung peralatan berteknologi tinggi untuk memastikan spesifikasi produk tetap terjaga dengan baik,” jelas Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita.

Pertamina Patra Niaga menegaskan distribusi energi dijalankan secara aman, andal, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pengelolaan objek vital nasional.

Penulis :
Gerry Eka