
Pantau - Badan Pusat Statistik melaporkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga di berbagai provinsi terutama dipicu lonjakan harga cabai rawit dan daging ayam ras pada Ramadhan atau minggu keempat Februari 2026.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan “Yang paling menyebabkan kenaikan harga IPH di berbagai provinsi antara lain adalah karena harga cabai rawit dan daging ayam ras yang terus meningkat,”.
Lonjakan Terjadi di Sumatera, Jawa, hingga NTB
Di Pulau Sumatera, Kabupaten Bangka menjadi daerah dengan perubahan IPH tertinggi yang dipicu harga daging sapi, cabai rawit, dan daging ayam ras.
Di Pulau Jawa, Kabupaten Trenggalek mencatat kenaikan IPH hingga 7,5 persen akibat lonjakan harga cabai rawit, daging ayam ras, dan cabai merah.
Di luar Sumatera dan Jawa, kenaikan IPH tertinggi terjadi di Kabupaten Lombok Timur yang dipicu cabai rawit, cabai merah, dan daging sapi.
Pola kenaikan harga mencerminkan karakteristik musiman menjelang Ramadhan dengan peningkatan permintaan cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, daging sapi, beras, dan bawang merah.
Harga Cabai Rawit Tembus Rp200 Ribu per Kilogram
Harga rata-rata nasional cabai rawit hingga minggu keempat Februari 2026 tercatat Rp70.000 per kilogram.
Harga cabai rawit secara nasional telah melampaui Harga Acuan Penjualan konsumen dengan rata-rata Rp70.000 per kilogram dan 221 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH cabai rawit.
Harga cabai rawit tertinggi tercatat Rp200.000 per kilogram dan terendah Rp26.111 per kilogram.
Harga tertinggi ditemukan di Kabupaten Nduga, Mappi, dan Intan Jaya di Papua.
Kenaikan IPH cabai rawit tertinggi terjadi di Kabupaten Situbondo dengan harga Rp79.991 per kilogram dan lonjakan IPH 125,9 persen atau sekitar 40 persen di atas Harga Acuan Penjualan.
Kabupaten Pasuruan juga mencatat kenaikan IPH cabai rawit 115 persen dengan harga Rp78.792 per kilogram.
Rata-rata nasional harga daging ayam ras tercatat Rp41.000 per kilogram.
Harga beras secara nasional relatif stabil, namun 114 kabupaten/kota tetap mencatat kenaikan IPH untuk komoditas beras.
BPS menekankan daerah dengan harga di atas Harga Acuan Penjualan dan kenaikan IPH tinggi perlu mendapat perhatian untuk menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadhan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







