
Pantau - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas memastikan harga dan ketersediaan komoditas pangan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tetap stabil dan aman selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepastian tersebut disampaikan setelah Bulog Banyumas melakukan inspeksi mendadak bersama Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Banyumas serta Satgas Pangan Polresta Banyumas pada hari ke-12 Ramadhan, Selasa 3 Maret 2026.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji menegaskan, "Kami memastikan stok tersedia dan harga masih sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) dan HAP (Harga Acuan Penjualan);yang ditetapkan pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir".
Ia menyatakan sidak dilakukan di salah satu ritel modern dan Pasar Wage Purwokerto untuk memantau harga serta memastikan distribusi berjalan lancar di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Hasil Sidak Harga Beras dan Bahan Pokok
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Wage Purwokerto, harga beras medium dijual berkisar Rp12.500 sampai Rp13.300 per kilogram.
Harga beras premium dijual berkisar Rp14.000 sampai Rp14.900 per kilogram.
Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP dijual pedagang dengan harga Rp58.500 sampai Rp61.500 per karung ukuran 5 kilogram atau setara Rp11.700 sampai Rp12.300 per kilogram.
Minyak goreng rakyat merek Minyakita dijual dengan harga Rp15.500 sampai Rp15.700 per liter.
Gula pasir kemasan 1 kilogram dijual sekitar Rp17.500.
Prawoko menegaskan, "Seluruh harga tersebut masih berada dalam ketentuan HET dan HAP. Pengecer wajib menjual beras SPHP sesuai HET Rp12.500 per kilogram dan Minyakita Rp15.700 per liter,".
Pembatasan Penjualan untuk Jaga Distribusi
Bulog meminta pengecer memasang banner harga agar informasi harga terlihat jelas oleh masyarakat.
Penjualan beras SPHP dibatasi maksimal dua karung per konsumen.
Penjualan Minyakita dibatasi maksimal satu karton per konsumen.
Pembatasan tersebut dilakukan untuk menjaga pemerataan distribusi di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Satgas Pangan Polresta Banyumas mengimbau pedagang untuk tetap berjualan secara wajar meskipun terjadi peningkatan permintaan.
Prawoko menyatakan, "Pemantauan dan sidak akan terus dilakukan selama Ramadhan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan sesuai arahan pemerintah dan Badan Pangan Nasional (Bapanas),".
- Penulis :
- Arian Mesa







