
Pantau - PT Mekar Investama Teknologi bersama PT Paten Mekar Tani berkolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia menghidupkan lahan tidur selama 30 tahun melalui penanaman jagung di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, sebagai bagian dari program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 untuk mendukung swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Kolaborasi Perusahaan, Polri, dan Petani
Kegiatan penanaman dilakukan di Posko Farm Panen Mekar Tani, Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, dan merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi Mabes Polri di berbagai daerah.
Chief Executive Officer Mekar Pandu Aditya Kristy mengatakan keterlibatan perusahaan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
"Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting bagi kekuatan dan kemandirian sebuah bangsa. Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat, kita dapat bersama-sama memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Pandu.
Ia menjelaskan lahan yang digunakan sebelumnya merupakan lahan tidur selama lebih dari 30 tahun dengan kondisi rusak, penuh semak, dan tidak produktif.
"Melalui upaya bersama, lahan tersebut kini mulai dihidupkan kembali menjadi lahan pertanian produktif yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," jelasnya.
Menurut dia, pengembangan pertanian tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga harus memperhatikan dampak sosial dan lingkungan.
"Kami ingin mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memastikan pembangunan pertanian tetap menjaga keseimbangan dengan lingkungan," ujarnya.
Dukung Target Swasembada Pangan Nasional
Pandu mengatakan perusahaannya selama ini aktif mendorong pertumbuhan UMKM, khususnya usaha yang dijalankan perempuan, dan kini memperluas kontribusi ke sektor pertanian melalui Paten Mekar Tani.
"Melalui Paten Mekar Tani, kami mengembangkan berbagai inisiatif untuk mengoptimalkan potensi pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan sektor riil yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," jelasnya.
Program tersebut juga dinilai berpotensi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di wilayah Padang Pariaman.
Ia menambahkan penguatan dilakukan melalui pengembangan Mekar Ekosistem yang menghubungkan pelaku usaha agar saling mendukung pertumbuhan sektor riil termasuk sektor agrikultur.
"Ke depan, yang ingin kami dorong bukan hanya peningkatan produksi pertanian, tetapi juga pembangunan ekosistem ekonomi berkelanjutan melalui Mekar Ekosistem, di mana setiap pihak dapat saling mendukung dan saling menguatkan," ujar Pandu.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menghadiri tanam raya jagung serentak sebagai bagian dari komitmen Polri mendukung target swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.
"Tentunya ini menjadi program dan komitmen Polri untuk menuntaskan agar kita betul-betul bisa menyelesaikan apa yang menjadi target dari Bapak Presiden," kata Sigit.
Polri menggandeng kelompok tani, masyarakat, serta kementerian terkait untuk mendukung swasembada jagung melalui penanaman serentak di berbagai wilayah seluas satu juta hektare.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada jagung sejak akhir 2025 dan hingga awal Maret 2026 juga tercatat swasembada beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







