
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyiagakan 721 personel pengamanan di stasiun keberangkatan mudik dan berbagai titik strategis untuk menjaga keamanan serta ketertiban selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan ratusan personel tersebut berasal dari berbagai unsur pengamanan yang disiagakan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Jumlah personel pengamanan tersebut terdiri dari 150 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 456 petugas satuan pengamanan atau security, serta 115 personel bantuan pengamanan dari unsur TNI dan Polri.
Franoto mengatakan, "(Personel pengamanan) ditempatkan di stasiun maupun titik-titik strategis di wilayah kerja Daop 1 Jakarta".
Posko Angkutan Lebaran Mulai Beroperasi
Memasuki H-8 Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026, KAI Daop 1 Jakarta juga membuka Posko Angkutan Lebaran 2026.
Posko tersebut mulai beroperasi pada 13 Maret hingga 1 April 2026.
Pembentukan posko ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.
Selain itu posko juga berfungsi untuk meningkatkan keselamatan perjalanan serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Jumlah Penumpang Mulai Meningkat
Pada hari pertama pembukaan posko jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 45.382 penumpang.
Pada hari yang sama sebanyak 22.092 penumpang tercatat tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta.
Franoto mengatakan, "Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan dua hari sebelumnya, yakni 29.824 penumpang berangkat pada 11 Maret dan 40.178 penumpang berangkat pada 12 Maret 2026".
Selama masa Angkutan Lebaran 2026 KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari.
Selain perjalanan reguler KAI juga menambah sejumlah perjalanan kereta api tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Tambahan perjalanan tersebut meliputi 12 kereta api tambahan dari Stasiun Gambir, tujuh kereta api tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta empat perjalanan kereta api Motor Gratis.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf








