
Pantau - PT Perusahaan Listrik Negara melalui Unit Induk Distribusi Jakarta Raya memprediksi konsumsi listrik di Jakarta dan sekitarnya akan menurun selama periode Lebaran 2026.
Prediksi tersebut disampaikan oleh General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch Andy Adchaminoerdin di Jakarta.
Ia mengatakan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya beban puncak listrik di wilayah Jakarta Raya justru mengalami penurunan saat periode Lebaran.
Penurunan konsumsi listrik terjadi karena banyak warga ibu kota meninggalkan Jakarta untuk mudik ke kampung halaman.
Saat ini beban puncak listrik di Jakarta Raya rata-rata berada di atas 5.000 megawatt atau MW.
Pada saat Lebaran beban tersebut diperkirakan dapat turun hingga sekitar 2.000 MW.
Penurunan tersebut dipengaruhi berkurangnya aktivitas rumah tangga maupun kegiatan perkantoran di Jakarta selama periode mudik.
PLN Siagakan Tim Operasional
Meskipun konsumsi listrik menurun PLN tetap meningkatkan kewaspadaan operasional selama masa Lebaran.
Andy menjelaskan kondisi beban rendah memerlukan perhatian khusus dalam pengoperasian sistem kelistrikan.
"Kondisi beban rendah tetap perlu diawasi karena sistem kelistrikan biasanya lebih sering beroperasi pada kondisi beban tinggi," ungkap Andy.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik PLN menyiagakan 17 unit tim operasional yang tersebar di berbagai titik.
PLN juga membuka pos siaga di kantor Unit Induk Distribusi Jakarta Raya untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik.
Selain itu PLN menyiapkan posko siaga di sejumlah lokasi strategis yang diperkirakan dilalui pemudik.
Posko SPKLU Disiapkan untuk Kendaraan Listrik
Posko siaga tersebut juga difokuskan untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan mudik.
Posko siaga ditempatkan di beberapa titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU.
Beberapa lokasi yang menjadi titik siaga antara lain kawasan Gambir, Rest Area KM 10, Rest Area KM 6, dan jalur menuju Bintaro.
Petugas PLN akan berjaga di lokasi tersebut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan pengisian kendaraan listrik.
PLN memastikan masyarakat pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir selama perjalanan mudik.
Jika mengalami kendala saat pengisian daya kendaraan masyarakat dapat menghubungi hotline PLN atau mendatangi posko siaga yang telah disediakan.
PLN juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memeriksa instalasi listrik di rumah sebelum ditinggalkan.
Langkah tersebut penting untuk mencegah potensi bahaya seperti korsleting listrik atau risiko kebakaran saat rumah kosong.
Masyarakat juga disarankan mematikan atau mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan.
Kondisi kabel listrik di rumah juga perlu diperiksa agar tidak menimbulkan potensi bahaya selama rumah ditinggalkan.
Lampu hias yang berada di luar rumah atau di taman juga sebaiknya dimatikan sementara selama pemilik rumah melakukan perjalanan mudik.
- Penulis :
- Gerry Eka








