Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026
Foto: (Sumber: Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), yang juga Ketua Tim Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Erika Retnowati mengunjungi Refinery Unit VI Balongan milik PT Pertamina (Persero) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026). ANTARA/HO-BPH Migas.)

Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi memastikan pasokan energi untuk periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berada dalam kondisi mencukupi setelah dilakukan pemantauan ke Refinery Unit VI Balongan milik PT Pertamina di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Anggota Komite BPH Migas sekaligus Ketua Tim Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral Erika Retnowati.

Erika menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau kondisi pasokan energi agar tetap memadai selama periode Lebaran 2026.

Ia mengatakan, "Pemerintah terus-menerus memastikan pasokan energi agar memadai dan andal pada saat Idul Fitri 2026".

Pemantauan Pasokan BBM dan LPG

Dalam kunjungan tersebut Erika melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak, liquefied petroleum gas, serta pasokan listrik.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi tetap terjaga selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

Kilang Balongan dinilai memiliki peran strategis dalam menyuplai berbagai produk bahan bakar minyak dan LPG.

Pasokan energi dari kilang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Barat hingga Daerah Khusus Jakarta.

Pemerintah bersama badan usaha juga terus meningkatkan cadangan bahan bakar minyak guna mengantisipasi peningkatan konsumsi selama masa mudik dan libur hari raya.

Erika menjelaskan bahwa cadangan bahan bakar minyak saat ini berada pada tingkat yang cukup aman.

Ia mengatakan, "Demikian juga dengan pasokan BBM. Cadangan BBM terus ditingkatkan oleh pemerintah dan juga dengan badan usaha penugasan. Posisi per hari ini untuk cadangan bensin itu mencapai 25 hari, dan bahkan untuk produk-produk tertentu seperti Pertadex itu, cadangannya mencapai 45 hari, dan untuk avtur yang dibutuhkan oleh masyarakat mencapai 37 hari".

Dengan kondisi tersebut pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan energi selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri 2026.

Pemerintah juga memastikan distribusi energi berjalan lancar agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara aman dan andal.

Cadangan Listrik Nasional Dipastikan Aman

Erika menjelaskan bahwa sistem ketenagalistrikan nasional saat ini memiliki cadangan daya yang cukup besar.

Cadangan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan listrik selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

Ia mengatakan, "Untuk pasokan listrik, pada saat Idul Fitri nanti diperkirakan beban puncaknya akan mencapai 31.000 MW, sedangkan daya mampu pasoknya adalah 51.000 MW, sehingga terdapat cadangan sebesar 16.000 MW, dan itu adalah 48 persen dari keseluruhan pasokan".

Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Laode Sulaeman juga menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan energi pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026 berjalan dengan baik.

Kebutuhan energi tersebut meliputi bahan bakar minyak, liquefied petroleum gas, serta minyak mentah.

Ia mengatakan, "Baik itu untuk crude oil, kemudian juga untuk stok BBM, LPG, semua tersedia dan masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi saat ini. Dan, juga kita melakukan suatu inovasi-inovasi antara lain dengan pemanfaatan BBM yang optimal sesuai dengan kebutuhan".

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto.

Selain itu hadir pula Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Tri Winarno.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra juga ikut hadir dalam kegiatan pemantauan tersebut.

Penulis :
Gerry Eka