Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Prabowo Tegaskan Hilirisasi Jadi Syarat Utama Investasi AS, Larang Ekspor Bahan Mentah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Prabowo Tegaskan Hilirisasi Jadi Syarat Utama Investasi AS, Larang Ekspor Bahan Mentah
Foto: (Sumber: Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya kepada para pakar yang diundang berdiskusi di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (19/3/2026) dalam tayangan "Prabowo Menjawab". (ANTARA/HO-Badan Komunikasi Pemerintah RI).)

Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan hilirisasi industri menjadi prioritas utama dalam kerja sama investasi dengan Amerika Serikat guna memastikan sumber daya alam memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional.

Hilirisasi Jadi Syarat Investasi Asing

Pemerintah meminta agar bahan mentah diproses terlebih dahulu di dalam negeri sebelum dimanfaatkan atau diekspor.

“Bahan mentah, kita minta di-processing. Kalau dia mau, mining dan proses di sini, tetap dong,” ungkapnya.

Kebijakan tersebut ditegaskan sebagai upaya menjaga agar investasi asing tetap sejalan dengan kepentingan nasional.

Pemerintah tetap membuka peluang bagi investor asing selama mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia.

Harga Pasar dan Peran Investor Asing

Dalam pengelolaan mineral kritis, pemerintah menekankan penggunaan harga pasar internasional sebagai acuan.

“Soal critical mineral, saya sudah katakan, kita terbuka. But everything at market price. At economic price,” ungkapnya.

Keterlibatan pihak asing dalam sektor tambang disebut bukan hal baru, seperti yang terjadi pada operasional PT Freeport Indonesia.

“Jadi kalau dia mau ikut aturan, kita izinkan mereka mining di Freeport. Sudah berapa puluh tahun. Freeport sekarang menghasilkan salah satu revenue kita yang paling besar. Kita izinkan,” ungkapnya.

Pemerintah secara tegas melarang ekspor bahan mentah tanpa proses pengolahan di dalam negeri sebagai bagian dari strategi hilirisasi.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi dari sumber daya alam dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka