Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

APPBI Prediksi Kinerja Ritel Triwulan I 2026 Positif, Ditopang Lonjakan Konsumsi Ramadhan dan Lebaran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

APPBI Prediksi Kinerja Ritel Triwulan I 2026 Positif, Ditopang Lonjakan Konsumsi Ramadhan dan Lebaran
Foto: (Sumber: Pengunjung memadati Pondok Indah Mall (PIM) 1 Jakarta pada H+1 Idulfitri 1447 Hijriah, Jakarta, Minggu (22/3/2026). (ANTARA/Rizka Khaerunnisa).)

Pantau - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) meyakini kinerja industri ritel pada triwulan I 2026 akan tumbuh positif didorong momentum Ramadhan dan Idul Fitri sebagai puncak penjualan tahunan.

Faktor Pendorong Kinerja Ritel

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menyebut triwulan pertama menjadi periode krusial yang memengaruhi kinerja ritel sepanjang tahun.

“Kinerja industri usaha ritel pada triwulan pertama tahun ini diperkirakan akan cukup baik mengingat Ramadhan dan Idulfitri adalah merupakan puncak penjualan peak season ritel di Indonesia yang mana kontribusinya cukup signifikan terhadap pencapaian kinerja untuk keseluruhan tahun 2026,” ungkapnya.

Sejumlah faktor turut mendorong kinerja ritel seperti perayaan tahun baru, Imlek, kenaikan upah minimum, serta pencairan bonus karyawan.

Aktivitas konsumsi meningkat signifikan saat Ramadhan ditambah pencairan tunjangan hari raya yang memperkuat daya beli masyarakat.

Kebijakan pemerintah seperti stimulus, insentif, diskon tarif transportasi dan tol, serta penyaluran bantuan sosial juga berkontribusi menjaga konsumsi.

Lonjakan Kunjungan dan Perubahan Pola Belanja

APPBI mencatat tren kinerja ritel terus membaik sejak awal tahun hingga periode Ramadhan.

“Diperkirakan tren positif ini akan terus meningkat sampai dengan liburan Idulfitri sekarang ini,” ungkap Alphonzus.

Selama Ramadhan hampir seluruh kategori produk mengalami peningkatan penjualan.

Menjelang dan saat Lebaran, pola belanja bergeser ke produk makanan, minuman, dan hiburan.

“Peningkatan kunjungan yang signifikan ke pusat perbelanjaan akan terjadi pada saat Idulfitri hari kedua yaitu pada hari ini setelah pada hari pertama masyarakat merayakan Idulfitri dan bersilaturahmi bersama keluarga saudara kerabat dan lainnya,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, kunjungan ke pusat perbelanjaan diperkirakan tumbuh dua digit sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penulis :
Gerry Eka