Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Jasa Marga Pastikan Kesiapan Layanan Arus Balik Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan Kendaraan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Jasa Marga Pastikan Kesiapan Layanan Arus Balik Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Foto: (Sumber : Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono (kedua kiri), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah), Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho (kedua kanan), Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin (kanan) dalam jumpa pers terkait persiapan arus balik di Command Center KM 29 PJR Korlantas Polri. ANTARA/HO-Jasa Marga)

Pantau - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan kesiapan layanan dan penguatan operasional guna mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah yang diprediksi terjadi pada 28–29 Maret 2026.

Antisipasi Kepadatan dan Rekayasa Lalu Lintas

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan peningkatan volume kendaraan masih berpotensi terjadi pada akhir pekan.

"Potensi peningkatan arus balik masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan hingga 28-29 Maret 2026," ungkapnya.

Ia menyebut sejumlah rest area di Tol Trans Jawa arah Jakarta berpotensi padat, seperti KM 229B dan KM 208B Ruas Palikanci serta KM 164B Ruas Cipali.

Sebagai langkah antisipasi, akan diterapkan skema buka-tutup rest area KM 62B dan penutupan sementara rest area KM 52B secara situasional.

Pengguna jalan juga diimbau memanfaatkan rest area alternatif maupun keluar tol sementara untuk beristirahat guna menghindari kepadatan.

Selain itu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) dibuka secara fungsional untuk mendistribusikan arus kendaraan.

"Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," ujarnya.

Imbauan Keselamatan dan Pemanfaatan Teknologi

Jasa Marga juga mendorong pengguna jalan memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time serta informasi rest area dan fasilitas pendukung.

Rivan mengingatkan pentingnya disiplin berkendara, terutama saat rekayasa one way diberlakukan.

"Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” katanya.

Selain itu, pengguna jalan diminta memastikan kondisi fisik pengemudi, kesiapan kendaraan, kecukupan BBM, serta saldo uang elektronik sebelum perjalanan.

Data Jasa Marga mencatat sebanyak 2,36 juta kendaraan atau sekitar 69,45 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek hingga periode arus balik.

Jasa Marga berharap kesiapan ini dapat menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama arus balik Lebaran.

Penulis :
Ahmad Yusuf