Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Cadangan Pangan Jadi Kunci Ketahanan di Tengah Ancaman Iklim Ekstrem, Bapanas Tekankan Penguatan Stok Nasional

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Cadangan Pangan Jadi Kunci Ketahanan di Tengah Ancaman Iklim Ekstrem, Bapanas Tekankan Penguatan Stok Nasional
Foto: Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas Sri Nuryanti beriteraksi dengan pedagang Pasar Tomang, di Jakarta Barat (sumber: Humas Bapanas)

Pantau - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan cadangan pangan menjadi faktor utama dalam menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman krisis iklim ekstrem yang berpotensi mengganggu produksi dan distribusi.

Peran Cadangan Pangan dalam Ketahanan Nasional

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas Sri Nuryanti dalam kegiatan diseminasi inovasi pangan tahan iklim ekstrem yang digelar secara daring di Jakarta.

Ia mengungkapkan, "Cadangan pangan ini akan menjadi soko guru ketahanan pangan suatu wilayah yang akan mencerminkan cenderung lebih tahan atau rentan manakala terjadi gangguan produksi, banjir, atau gagal panen."

Sri Nuryanti menjelaskan bahwa gangguan tidak hanya terjadi pada produksi seperti gagal panen dan banjir, tetapi juga pada rantai distribusi pangan.

Gangguan distribusi dapat muncul akibat infrastruktur seperti jalan atau jembatan terputus sehingga pasokan dari daerah sentra ke pasar induk menjadi terhambat.

Ia juga menambahkan, "Fungsi dari cadangan pangan itu adalah menjaga agar ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan ini dapat berkelanjutan dan juga stabil."

Bapanas mendorong penguatan stok penyangga pangan sebagai langkah adaptasi terhadap perubahan iklim ekstrem.

Stok penyangga tersebut tidak hanya mencakup beras, tetapi juga berbagai komoditas pangan lokal lainnya.

Sri Nuryanti menegaskan, "Sehingga kalau kita mempunyai cadangan yang kuat, maka ketahanan pangan kita tidak akan mudah diganggu baik oleh gangguan produksi maupun gangguan distribusi."

Stok Beras Nasional Diklaim Aman

Keberadaan cadangan pangan dinilai mencerminkan ketangguhan suatu wilayah dalam menghadapi berbagai potensi gangguan, terutama akibat perubahan iklim ekstrem di tingkat nasional maupun global.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi stok pangan nasional tetap aman meskipun terdapat ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.

Ia mengungkapkan, "Stok kita, cadangan di gudang Bulog, di lapangan, itu cukup untuk 10 bulan ke depan."

Ia menambahkan, "Jika dari Maret ini, maka hingga Desember cukup."

Ia menegaskan kembali, "Saya ulangi, stok kita hari ini cukup untuk 10 bulan ke depan."

Stok beras nasional disebut berada dalam kondisi paling aman sepanjang sejarah Indonesia dengan cadangan yang dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Penulis :
Shila Glorya