
Pantau - Bank Kalsel mengoperasikan sebanyak 968 Agen Laku Pandai yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan untuk memperluas akses layanan keuangan hingga ke daerah pedesaan.
Program ini menjadi bagian dari strategi mendukung pemerataan akses keuangan nasional.
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menegaskan komitmen menghadirkan layanan perbankan lebih dekat kepada masyarakat.
"Kami terus hadir mendekatkan layanan perbankan hingga ke daerah pedesaan," ujarnya.
Dorong Inklusi Keuangan
Pengoperasian ratusan agen ini juga mendukung misi pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan dalam meningkatkan inklusi keuangan.
"Ini wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank," kata Fachrudin.
Agen Laku Pandai ini diberi nama ADINK atau Agen Digital Inklusif Keuangan.
Layanan Perbankan Lebih Mudah
Kehadiran ADINK memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi tanpa harus datang ke kantor cabang.
Layanan yang tersedia meliputi pembukaan rekening tabungan, setoran dan penarikan tunai secara real time, serta pembayaran tagihan seperti listrik, air, dan pajak.
Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan transfer dana antar rekening melalui agen.
Program ini diharapkan mempermudah pengelolaan keuangan secara digital sekaligus mencegah praktik keuangan ilegal.
Kehadiran agen juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui transaksi yang lebih efisien.
- Penulis :
- Gerry Eka








