Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Invesnesia Soroti Diversifikasi Multi-Aset sebagai Strategi Hadapi Ketidakpastian Global

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Invesnesia Soroti Diversifikasi Multi-Aset sebagai Strategi Hadapi Ketidakpastian Global
Foto: (Sumber: Siluet siswa belajar aktivitas trading atau jual beli aset keuangan bursa efek di Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) SMA Kalam Kudus Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (10/12/2025). Galeri Investasi BEI tersebut untuk mendorong minat investasi dan edukasi literasi keuangan kepada generasi muda serta memudahkan pemula memahami pasar modal, mekanisme transaksi, serta manajemen risiko dalam berinvestasi. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/rwa. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA).)

Pantau - Platform riset investasi Invesnesia menilai diversifikasi multi-aset menjadi strategi penting bagi investor dalam menghadapi ketidakpastian global yang memengaruhi pasar keuangan.

Kondisi global saat ini dipengaruhi ketegangan geopolitik, volatilitas harga komoditas, serta perubahan kebijakan moneter.

"Dalam situasi global yang penuh volatilitas seperti saat ini, investor tidak cukup hanya mengandalkan satu jenis aset," ujar Alfatur.

Tekanan Pasar dan Risiko Global

Tekanan global tercermin dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan juga menunjukkan adanya tekanan di pasar domestik.

Investor dinilai perlu memahami keterkaitan antara pasar dalam negeri dan dinamika ekonomi global.

Pentingnya Diversifikasi Investasi

Pendekatan multi-aset memungkinkan investasi tidak hanya pada saham domestik tetapi juga pada aset global seperti saham internasional, komoditas, dan instrumen alternatif.

"Diversifikasi multi-aset memungkinkan investor untuk mengurangi risiko konsentrasi sekaligus membuka peluang pertumbuhan dari berbagai sektor ekonomi yang berbeda," kata Alfatur.

Diversifikasi dinilai tidak hanya sebagai perlindungan risiko tetapi juga membuka peluang pertumbuhan investasi.

Komoditas seperti emas dan energi menjadi pilihan saat kondisi global tidak stabil karena pergerakannya berbeda dengan saham.

Pendekatan berbasis riset dan literasi keuangan dinilai penting agar investor dapat mengambil keputusan yang rasional.

Akses terhadap instrumen global yang semakin luas juga menjadi peluang bagi investor Indonesia untuk membangun portofolio yang lebih seimbang.

Penulis :
Gerry Eka