Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

OJK Catat Jumlah Investor Naik Saat IHSG Terkoreksi pada Maret 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

OJK Catat Jumlah Investor Naik Saat IHSG Terkoreksi pada Maret 2026
Foto: (Sumber : Tangkapan layar - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam Konferensi Pers RDKB Maret 2026 di Jakarta, Senin (6/4/2026). (ANTARA/Imamatul Silfia))

Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan jumlah investor pasar modal meningkat meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi pada Maret 2026.

Koreksi IHSG terjadi di tengah eskalasi konflik Timur Tengah dan lonjakan harga komoditas energi global.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan IHSG ditutup di level 7.048,22 pada akhir Maret 2026.

Ia menjelaskan angka tersebut terkoreksi sebesar 14,42 persen secara bulanan atau month-to-month.

Investor Tumbuh di Tengah Tekanan Pasar

Di sisi lain, jumlah investor pasar modal domestik justru mengalami peningkatan signifikan.

OJK mencatat terdapat tambahan 1,78 juta investor baru hingga Maret 2026.

Total investor pasar modal mencapai 24,74 juta atau tumbuh 21,51 persen secara year-to-date.

Secara umum, OJK menilai resiliensi dan likuiditas pasar modal domestik tetap terjaga di tengah tekanan global.

Investor Asing Lakukan Aksi Jual

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp23,34 triliun di pasar saham.

Aksi jual tersebut dipengaruhi transaksi di pasar negosiasi pada sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia.

Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup di level 433,16 atau terkoreksi 2,03 persen secara bulanan dan 1,74 persen secara year-to-date.

Sementara itu, investor nonresiden di pasar surat berharga negara mencatat net sell sebesar Rp21,80 triliun.

OJK menilai pergerakan ini dipengaruhi meningkatnya persepsi risiko akibat ketidakpastian global.

Penulis :
Aditya Yohan