
Pantau - Pengelola Tol Cisumdawu menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow akibat retakan sepanjang 80 meter di KM 207+300 wilayah Sumedang, Jawa Barat.
Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol Agustinus Sudrajat mengatakan retakan dengan kedalaman hingga 2 meter tersebut disebabkan curah hujan tinggi dan kondisi geografis perbukitan.
"Retakan ini kami identifikasi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, serta kondisi wilayah yang berada di area perbukitan," ujarnya.
Pengelola telah melakukan penutupan sementara serta pengalihan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Cirebon melalui Gerbang Tol Paseh.
Untuk penanganan jangka panjang, akan dilakukan penguatan struktur menggunakan bore pile sedalam 30 meter dengan panjang penanganan mencapai 100 meter.
Rekayasa contraflow diberlakukan di jalur B arah Bandung mulai KM 206+125 hingga KM 208+200 tanpa pembatasan jenis kendaraan.
Kanit PJR Tol Cisumdawu Iptu Deny Ruchyat menyebut rekayasa ini diperkirakan berlangsung tiga hingga empat bulan.
“Paling tidak contraflow dilakukan tiga sampai empat bulan selama masa perbaikan. Namun kami upayakan bisa lebih cepat,” katanya.
Petugas mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi area terdampak.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








