HOME  ⁄  Ekonomi

Panen Perdana Padi Gogo di IKN Capai 20 Hektare, Hasil Uji Coba IPB Tunjukkan Kualitas Unggul

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Panen Perdana Padi Gogo di IKN Capai 20 Hektare, Hasil Uji Coba IPB Tunjukkan Kualitas Unggul
Foto: (Sumber : Kepala OIKN Basuki Hadimuljono (tengah) bersama pihak terkait melakukan panen di Demplot Pertanian Konservasi Kelompok Tani Mekar Jaya, Muara Jawa, Kutai Kartanegara. (ANTARA/ HO- Humas OIKN).)

Pantau - Kolaborasi antara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menghasilkan panen padi gogo seluas 20 hektare di Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagai bagian dari uji coba inovasi pertanian di kawasan IKN.

Uji Coba Inovasi Pertanian di Nusantara

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyampaikan panen dilakukan bersama kelompok petani sebagai bentuk syukur atas keberhasilan program pengembangan.

"Kamis (9/4) kemarin kami melakukan seremoni panen bersama dengan petani dan pihak terkait, sebagai rasa syukur atas keberhasilan kelompok tani dalam mengembangkan padi gogo seluas 20 hektare sebagai uji coba tahap awal pengembangan inovasi pertanian," ungkapnya.

Program ini melibatkan langsung petani lokal dengan masa pengembangan sekitar empat bulan melalui kolaborasi bersama IPB.

Varietas unggulan IPB 9G ditanam di lahan seluas 5 hektare, sementara varietas lokal dikembangkan di lahan 15 hektare dengan total keseluruhan mencapai 20 hektare.

Produksi padi gogo tersebut mencapai 4,22 ton gabah kering panen per hektare.

Kualitas Beras dan Harapan Ketahanan Pangan

Basuki menyebut hasil panen menunjukkan kualitas beras yang unggul dengan tekstur lebih pulen, nikmat, dan gurih dibanding varietas lain.

Ia juga mengapresiasi semangat inovasi yang ditunjukkan para petani serta pihak terkait dalam mengembangkan pertanian di kawasan IKN.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan SDA OIKN Myrna Asnawati Safitri menyatakan panen ini menjadi bagian evaluasi pengembangan demplot di Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa.

"Kami sudah menyelesaikan panen tanaman terakhir dari hasil uji coba yang dilakukan bersama-sama di Demplot Muara Jawa. Dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sudah melaporkan mengenai hasil panen. Alhamdulillah sudah memenuhi harapan kami sebelumnya," ujarnya.

Panen padi gogo ini menjadi indikator awal keberhasilan pengembangan pertanian berkelanjutan di kawasan IKN yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Penulis :
Ahmad Yusuf