HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Hulu Energi Targetkan Produksi Minyak 595 Ribu Barel per Hari pada 2026 di Tengah Tantangan Sumur Tua

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pertamina Hulu Energi Targetkan Produksi Minyak 595 Ribu Barel per Hari pada 2026 di Tengah Tantangan Sumur Tua
Foto: (Sumber : Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PT Pertamina Hulu Energi Edi Karyanto memberi keterangan ketika ditemui di sela-sela acara media gathering di Malang, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri).)

Pantau - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menargetkan produksi minyak mencapai 595 ribu barel per hari pada 2026 atau meningkat dari realisasi 2025 sebesar 557 ribu barel per hari.

Target Produksi dan Strategi Peningkatan

Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE Edi Karyanto menyampaikan target tersebut dalam kegiatan di Malang.

"Harapannya bisa tercapai produksi kami di kisaran 595 ribu barel per hari," ungkapnya.

Target produksi tersebut terdiri dari 404 ribu barel per hari dari dalam negeri, 156 ribu barel per hari dari luar negeri, serta 35 ribu barel per hari dari hasil merger and acquisition.

Selain minyak, PHE juga menargetkan produksi gas sebesar 2,81 miliar standar kaki kubik per hari yang berasal dari 2,44 dalam negeri, 279 luar negeri, dan 89 dari hasil merger and acquisition.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan akan melakukan revitalisasi aset, pengembangan lapangan, serta menerapkan teknologi Enhanced Oil Recovery.

PHE juga merencanakan pengeboran 16 sumur eksplorasi, pengembangan migas nonkonvensional, serta optimalisasi aset dan kebijakan fiskal termasuk penerapan teknologi CCS atau CCUS.

"Jadi, kalau semua bisa dilakukan, harapannya bisa tercapai (target) produksi kami," ujarnya.

Tantangan Penurunan Produksi dan Kinerja 2025

Edi mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah penurunan alami produksi dari sumur lama.

"Memang kami sadari, decline rate dari existing produksi cukup curam karena lapangan kita adalah lapangan tua," jelasnya.

Tingkat penurunan produksi tercatat mencapai 24 persen untuk sumur minyak dan 21 persen untuk sumur gas.

Pada 2025, PHE mencatat total produksi migas sebesar 1,03 juta barel setara minyak per hari yang terdiri dari 557 ribu barel minyak dan 2,76 miliar standar kaki kubik gas per hari.

Kegiatan operasional meliputi pengeboran 886 sumur, workover 1.288 sumur, serta 37.259 pekerjaan well service.

Dalam kegiatan eksplorasi, PHE melakukan survei seismik 2D sepanjang 2.931 kilometer dan 3D seluas 855 kilometer persegi serta pengeboran 20 sumur eksplorasi.

Penemuan sumber daya migas kategori 2C mencapai 1.097 juta barel setara minyak dengan kontribusi terbesar dari migas nonkonvensional di area Aman Trough wilayah kerja Rokan.

Selain itu, penambahan cadangan terbukti tercatat sebesar 313,7 juta barel setara minyak.

Penulis :
Ahmad Yusuf