
Pantau - Perum Bulog memastikan keterjangkauan bantuan beras dan minyak goreng bagi masyarakat melalui penyaluran kepada keluarga penerima manfaat di berbagai daerah.
Direktur Pemasaran Bulog Febby Novita mengatakan, "Bulog berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bantuan pangan ini,".
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dan disertai proses pendataan serta verifikasi agar tepat sasaran.
Di wilayah Nusa Tenggara Barat, bantuan disalurkan di Desa Gili Indah dan Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara.
Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari hingga Maret 2026.
Penyaluran di Lombok Utara menyasar 58.996 penerima manfaat.
Distribusi telah terealisasi di Kecamatan Bayan sebanyak 14.736 penerima dan di Kecamatan Pemenang sebanyak 8.950 penerima.
Penyaluran di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Tanjung ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
Program ini melibatkan aparat desa dan pemangku kepentingan setempat untuk memastikan kelancaran distribusi.
Secara nasional, bantuan ditujukan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat.
Total distribusi mencakup 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng dengan anggaran mencapai Rp11,92 triliun.
Bulog menargetkan penyaluran selesai hingga akhir April 2026.
Febby menambahkan, "Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,".
Bulog memastikan stok pangan di wilayah Nusa Tenggara Barat dalam kondisi mencukupi selama proses penyaluran berlangsung.
- Penulis :
- Gerry Eka








