HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Tahan Harga Pertamax di Tengah Gejolak Global, BBM Nonsubsidi Tetap Stabil

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pertamina Tahan Harga Pertamax di Tengah Gejolak Global, BBM Nonsubsidi Tetap Stabil
Foto: (Sumber : Petugas melayani pembeli bahan bakar minyak (BBM) melalui mesin layanan mandiri di SPBU COCO Cikini, Jakarta, Senin (6/4/2026). Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026, meski minyak mentah dunia tengah bergejolak imbas perang di Timur Tengah. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA).)

Pantau - PT Pertamina (Persero) masih menahan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax pada pekan kedua April 2026 meski terjadi gejolak global akibat konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Harga BBM Pertamina Tetap Stabil

Berdasarkan data resmi di Jakarta, harga Pertamax Series dan Pertamina Dex Series tidak mengalami perubahan sejak awal Maret 2026.

Di wilayah Jakarta, harga Pertamax tercatat Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Turbo Rp13.100 per liter dan Pertamax Green Rp12.900 per liter.

Untuk jenis lainnya, Dexlite dijual Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter, sedangkan BBM subsidi seperti Pertalite Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter.

SPBU Swasta Juga Belum Naikkan Harga

Stabilitas harga juga terlihat di SPBU swasta seperti Shell, bp, dan Vivo yang belum melakukan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026.

Shell Super dijual Rp12.390 per liter dan V-Power Diesel Rp14.620 per liter.

Sementara di SPBU bp, harga BP Ultimate Rp12.920 per liter, BP 92 Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp14.620 per liter.

Adapun di SPBU Vivo, Revvo 92 dibanderol Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, serta Diesel Primus Rp14.610 per liter.

Kondisi ini menunjukkan pelaku usaha energi masih menahan harga di tengah tekanan pasar global yang dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah.

Penulis :
Aditya Yohan