HOME  ⁄  Ekonomi

Kementerian PU Setujui Renovasi Stadion Wergu Kudus Berkapasitas 8.000 Penonton

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kementerian PU Setujui Renovasi Stadion Wergu Kudus Berkapasitas 8.000 Penonton
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Stadion Wergu Wetan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum menyetujui renovasi Stadion Wergu Wetan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi stadion berstandar Asian Football Confederation (AFC) dengan kapasitas sekitar 8.000 penonton.

Kapasitas Dikurangi Sesuai Luas Lahan

Kepala Dinas PUPR Kudus Harry Wibowo menjelaskan kapasitas stadion mengalami penyesuaian dari usulan awal 10.000 penonton menjadi sekitar 8.000 penonton setelah melalui proses verifikasi.

"Usulan awal kami berkapasitas 10.000 penonton, tetapi hasil verifikasi sesuai luasan lahan yang tersedia, kapasitasnya menjadi sekitar 8.000 penonton dengan estimasi anggaran sekitar Rp225 miliar," kata Harry.

Renovasi dilakukan secara menyeluruh dengan membongkar bangunan lama, sementara pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahan, melakukan apraisal aset, serta proses pembongkaran.

Tahapan Pembangunan Dimulai 2026

Saat ini proyek masih dalam tahap perencanaan yang ditargetkan rampung pada April hingga Mei 2026, termasuk pengecekan kondisi tanah dan kesiapan lahan seluas 4,5 hingga 5 hektare.

Setelah perencanaan selesai, proses lelang diperkirakan dimulai pada Juni 2026, sementara pembangunan fisik dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga Agustus 2026 secara multi years.

"Karena anggaran yang tersedia tidak begitu besar, stadionnya nanti tidak bisa berstandar FIFA, melainkan berstandar AFC dengan mengutamakan kenyamanan penonton," ujarnya.

Tribun beratap direncanakan hanya berada di sisi barat sebagai tribun utama, sementara perluasan lahan dilakukan ke arah timur dan selatan tanpa banyak menggusur permukiman warga.

Seiring renovasi, aktivitas pertandingan dihentikan dengan laga terakhir Persiku Kudus melawan PSIS Semarang pada 11 April 2026 menjadi penutup sebelum pembongkaran stadion.

Penulis :
Ahmad Yusuf